Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Wujudkan Generasi Berkualitas Dinas PPKBPP dan PA Magetan Canangkan Sekolah Siaga Kependudukan

by : On Desember 16, 2021

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Penekanan tombol sirine sebagai tanda pencanangan SKK, Kamis (16/12/2021)

Magetan, Pewarta
- Untuk menyiapkan generasi keluarga berencana yang berkualitas Pemerintah Kabupaten Magetan Melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PP dan PA) mencanangkan  3 Sekolah Siaga Kependudukan (SKK) yang berlangsung di lapangan Futsal SMKN 1 Bendo Magetan, Kamis (16/12/2021)

 Dinas PPKB PP dan PA menetapkan 3 Sekolah Siaga Kependudukan yang baru dicanangkan di Magetan yakni SMKN 1 Bendo, SMPN 1 Maospati, dan MTSN 10 Magetan.

 Plt Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur Wahyu Waluyo Ajeng Lukitowati menyampaikan, bahwa mengatasi masalah kependudukan diperlukan berbagai mitra salah satunya dengan sekolah, yakni dengan peran SSK untuk meningkatkan pengetahuan pada isu-isu kependudukan, sehingga terbentuk prilaku yang mendukung kependudukan.

 " Sampai tahun 2021 ini, 96 SSK yang sudah terbentuk di Jatim. Masalah kependudukan dapat dilakukan secara kreatif, menarik dan bahasan yang mudah dicerna melalui pojok kependudukan. Tentunya dengan peran bapak ibu guru di sekolah. Besar harapan SKK ini bisa dijadikan contoh oleh sekolah yang lain"terangnya

Wahyu menjelaskan, dengan keluarga yang di rencanakan sejak dini melalui sekolah siaga kependudukan akan lahir generasi penerus bangsa yang berkualitas “ Generasi muda yang melahirkan bayi-bayi yang sehat tidak stunting sehingga tumbuh remaja yang sehat, karena remaja yang sehat, berkualitas akan mengisi negara ini dengan baik” jelas Wahyu

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan  dan Perlindungan Anak  Furiana Kartini mengaku akan terus mengembangkan sekolah siaga kependudukan sebagai tindak lanjut dari program BKKBN Provinsi Jawa Timur

 “ Pertama kita Canangkan 3 Sekolah Siaga Kependudukan yaitu SMKN 1 Bendo, SMPN 1 Maospati, dan MTSN 10 Magetan

 Wakil Bupati Magetan Hj Nanik Sumantri berharap dengan adanya SSK, masa depan anak-anak akan lebih terencana. " Saya berharap dengan SSK ini khususnya bagi anak-anak remaja bisa merencanakan masa depannya. Sudah diawali sejak dini jadi harus direncanakan, jangan sampai terjadi pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba.  Pengaruhnya sangat besar karena masa depan bangsa ini ada pada generasi muda yang harus dipersiapkan sejak dini." Pungkasnya (ik)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »