Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Kunjungi Madiun, Menteri Pertanian Dorong Porang Bersaing di Pasar Global

by : On Juli 30, 2021

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Madiun, Pewarta
- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo didampingi Bupati Madiun H. Ahamad Dawami  mengunjungi Pabrik Porang yang berada di Desa Kuwu Kecamatan Balerejo, Jum'at (30/7/2021)

.Kunjungannya bermaksud meninjau kesiapan pangan yang menurut data yang diterimanya Kabupaten Madiun ini yang terbaik.

 "Validasi kesiapan pangan kita yang menurut data yang ada kabupaten madiun begiti survive, jangan sampai saya cuma dapat laporan data, tetapi memfalidasi secara kongkrit dilapangan dan ini perintah presiden ke semua menteri khususnya pertanian untuk mendampingi para petani dan seluruh proses-proses terkait pertanian", Kata Menteri Syahrul Yasin Limpo 

 Porang saat ini menjadi komoditi unggulan pertanian baru selain beras dan lain sebagainya yang menjadi salah satu pilihan Presiden Jokowi untuk dikembangakan.



  "Sesuai arahan Presiden saya diperintahkan agar porang tidak dikirim berupa umbi, namun diproses dan di madiun ini Bupati bersama Gubernur sudah memproses sebelum diekspor, bahkan hari ini sudah di ujicoba dijadikan beras. Jadi tidak hanya beras porang  shirataki dari jepang namun Madiun ini sudah bisa membuat beras porang shirataki dari Madiun dan Presiden memerintahkan agar industri porang dapat dikembangkan" ungkapnya.

Selain beras shirataki, porang pada umumnya diolah menjadi bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

 Saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengembangkan industri porang dalam skala luas, lengkap dari hulu hingga ke hilir dengan kelembagaan petani yang kuat. Peluang pasarnya pun cukup besar karena permintaan ekspor dan pasar negeri baru terpenuhi sebanyak 10 persen.

 Madiun sendiri memang dikenali sebagai salah satu sentra pengembangan porang. Tercatat pada tahun 2020, luas lahan budidaya porang di Madiun mencapai 5.363 hektare. Pengembangan porang difokuskan di 10 kecamatan, yaitu Saradan, Kare, Dolopo, Dagangan, Mejayan, Gemarang, Wungu, Wonoasri, Pilangkenceng, dan Madiun

 Ditanya harga porang sekarang turun,  Mentan menejelaskan, alhamdulillah sekarang produksi porang kita sangat cukup melimpah, memang disaat panen ada dinamika, tetapi rangenya tetap dalam kendali, sampai hari ini harga porang di madiun masih standart yang di tetapkan Pemerintah. Bupati sudah jauh melangkah seperti akan membuat penampungan dan Bulog dibelakangnya termasuk penyangga yakni industri penerima produk porang dari petani, ini harus di dorong dan terus difasilitasi. ( Isw/sat)

 

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »