Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Tingkatkan Perekonomian Lokal, Pemkot Madiun Lanjutkan Program Lapak UMKM

by : On Maret 15, 2021

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Kota Madiun
, Pewarta –  Upaya untuk meningkatkan perekonomian lokal terus dimaksimalkan Pemerintah Kota Madiun, salah satunya dengan Program Lapak UMKM. Wali Kota Madiun Maidi menghendaki program pengembangan Lapak UMKM tersebut mulai berjalan dalam bulan ini. Harapannya, perubahan Lapak UMKM sudah bisa terlihat saat lebaran nanti. ‘’Lapak UMKM ini respon masyarakat baik yang berjualan maupun masyarakat sebagai pembeli cukup bagus. Memang ada rencana pengembangan tahun ini. Saya ingin bulan ini pengembangan mulai jalan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi usai Rapat Evaluasi Persiapan Pelaksanaan Lanjutan Pembangunan Lapak UMKM Kelurahan di GCIO, Senin (15/3).

Lebih lanjut, wali kota menjelaskan sudah diminta menyusun perencanaan pengembangan Lapak UMKM pada akhir 2020 lalu. Rata-rata usulan anggaran pengembangan ini sekitar 300 juta rupiah. Pemerintah Kota Madiun total sudah menggelontorkan sekitar 5 miliar rupiah tiap kecamatan untuk program Lapak UMKM tersebut, dengan harapan pembangunan pengembangan Lapak UMKM ini diharap bisa dimulai dalam waktu dekat. ‘’Secara keseluruhan, program Lapak UMKM di tiap kelurahan memang sudah dimanfaatkan. Tetapi untuk pembangunan tempatnya memang masih butuh penyempurnaan. Karenanya, kita sempurnakan di tahun ini. Hari ini kita rapatkan dengan lurah dan camat sebagai evaluasi dan mencari solusi agar pengembangan ini cepat dijalankan,’’ ungkapnya.

Seperti diketahui, Pemkot Madiun menggelontorkan anggaran 261 juta rupiah untuk tiap kelurahan pada 2020 lalu. Anggaran yang berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) itu digunakan untuk pengembangan ekonomi lokal. Karenanya, muncul program Lapak UMKM di tiap kelurahan. Program tersebut terus dikembangkan di tahun ini. Wali Kota Maidi juga akan mensinergikan keberadaan lapak dengan program wisata sepeda. ‘’Lapak-lapak ini akan menjadi satu rangkaian melalui jalur sepeda. Pengembangan di tahun ini termasuk untuk pembangunan jalur sepedanya,’’ tegas wali kota.

Wali Kota menyebut sudah ada banyak lapak yang cukup maksimal saat ini. Di antaranya, Lapak UMKM Kelurahan Kelun, Madiun Lor, Sogaten, Winongo, Banjarejo, dan lain sebagainya. Keberdaan lapak ini terbukti dapat meningkatkan perekonomian lokal di kala pandemi. Wali kota berharap keberadaan lapak semakin maksimal dengan pengembangan pembangunan di tahun ini. (Ik/diskominfo)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »