Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Terima Keluhan Pedagang, Pagar Pembatas Pasar Eks Stasiun Akhirnya Dibongkar

by : On Maret 03, 2021

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Ponorogo, Pewarta – Pedagang pasar eks stasiun Ponorogo bisa bernafas lega lantaran pagar pembatas yang selama ini menghalangi dagangan mereka dibongkar total, Rabu (03/03/2021). Hal ini dilakukan Pemkab Ponorogo usai menerima masukan dari pedagang dan beberapa warga yang merasa kesulitan dalam melakukan transaksi jual beli di pasar tersebut.

Pembongkaran pagar sepanjang 200 meter tersebut sesuai instruksi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko karena merasa kasihan dengan keberadaan pedagang yang terhalang oleh pagar besi. “Banyaknya keluhan dari pedagang membuat kami merasa trenyuh. Mereka juga manusia yang menghidupi keluarganya. Makanya kami bongkar pagar ini agar pedagang serta pembeli merasa nyaman dalam melakukan transaksi jual beli,” ujar Bupati Sugiri kepada awak media. 

Bupati Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita

Selanjutnya, untuk penataan pasar sendiri akan dilakukan pada tahapan berikutnya. Yang jelas, pihaknya tetap akan memprioritaskan Pasar Legi sebagai induk perdagangan. Dan jika nantinya semua pedagang yang sudah terdata untuk masuk Pasar Legi baru, Sugiri menghimbau agar semua pedagang pasar eks stasiun mengikuti aturan yang ada, yakni semua pedagang eks stasiun boyongan ke pasar legi. “Saya mengutamakan pasar legi karena menurut Kepala Dinas Perdagkum semua pedagang eks stasiun sudah mendapat lapak di sana. Jika masih ada kelebihan pedagang, nanti kita carikan solusi bersama demi menuju Ponorogo Hebat,” Pungkasnya. (ns)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »