Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Pemkot Surakarta Kerja Sama dengan BKKBN Pusat untuk Pendampingan Ibu Hamil dan Penanganan Stunting

by : On Maret 08, 2021

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


SURAKARTA – Walikota Surakarta Gibran Rakabuming bertekad meningkatkan capaian Pemerintah Kota Surakarta setelah memperoleh penghargaan dalam Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kota Surakarta tahun 2020 lalu. 

Dalam kesempatan ini, Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo Senin (8/3/2021) menjelaskan, BKKBN berencana menginisiasi Perpres terkait pendataan keluarga dan penurunan angka stunting. Surakarta dipilih menjadi kota atau daerah percontohan karena angka stunting termasuk terendah di Indonesia, berikut angka kematian ibu hamil juga rendah.

Walikota Gibran menyambut baik kunjungan BKKBN Pusat dan mengharapkan dukungan dan pendampingan pusat untuk fokus pembinaan keluarga dan mengurangi angka stunting. "Saya ingin punya rumah sakit dan Puskesmas khusus untuk ibu dan anak. Kita bener ingin ada satu tempat untuk fokus pada ibu hamil dan anak. Jangan disatukan dengan orang sakit atau yang lainnya" jelas Gibran.

Sementara Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Surakarta Purwanti mengatakan, Kota Surakarta sudah memiliki program untuk mengantisipasi kasus stunting dan fertility rate dengan program Sultan Nikah Capingan (Konsultasi Pra Nikah Bagi Calon Pinanganten) "Kami andalkan Sultan Nikah Capingan untuk meredam sekaligus menurunkan angka stunting," ucapnya.

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »