Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Gowes, Wali Kota Madiun Tinjau Kampung Tematik dan Lapak UMKM

by : On Maret 06, 2021

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Kota Madiun, Pewarta – Wali Kota Madiun Maidi meninjaui Wilayah Kelurahan Nambangan Lor bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD. Sabtu, (6/3). Kampung tematik di kelurahan tersebut memang tengah dilakukan kerja bakti. 

Wali kota memberikan instruksi dan arahan langsung di lokasi. Selain kampung tematik, lokasi tersebut awalnya memang juga untuk tempat Lapak UMKM Kelurahan Nambangan Lor. ‘’Nambangan Lor nanti juga menjadi salah satu tempat jujukan wisata dengan pemandangan sungai bantaran. Karenanya, kita optimalkan dari sekarang,’’ kata wali kota. Bahkan, muncul rencana untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai wisata edukasi. Wali kota berencana menambahkan budidaya lebah madu. Artinya, selain manfaat wisata dan ekonomi, juga memberikan manfaat pendidikan. Peninjauan dilakukan agar pengerjaan berjalan maksimal.

Wali kota lantas menuju Lapak UMKM Semandung di Kelurahan Klegen. Lapak memang sudah dimanfaatkan. Wali kota menyebut produk Lapak UMKM Kelurahan Klegen juga tak kalah menarik. Salah satunya, celo atau cenil-lapis. Produk tradisional tersebut cukup jarang saat ini. Karenanya, bisa menjadi daya tarik tersendiri. Belum lagi beberapa produk seperti ikan bakar, teh tarik, hingga aneka jamu. Keberadaan produk unik itu semakin lengkap dengan lokasi lapak di areal persawahan. ‘’Tempat ini luar biasa ya. Selain makanannya enak, lokasinya mendukung. Udaranya bagus, jauh dari polusi kendaraan. Tempat seperti ini kita butuhkan saat sedang pandemi ini,’’ ungkapnya sembari menyebut sekitar areal juga ditanami aneka sayuran.

Kedepan, keberadaan lapak masih akan dikembangkan. Tahun ini pemerintah akan membangun jembatan untuk mempermudah akses. Selain itu, lokasi juga akan dibangunkan akses penghubung ke kampung tematik Kelurahan Klegen. ‘’Nanti juga akan kita bangunkan jalan untuk jalur sepeda sampai di Jalan Nusa Penida sana. Jadi bisa bersepeda menikmati hamparan sawah, kalau capek istirahat di lapak sambil menikmati pemandangan. Di areal kota ada hamparan sawah seperti ini kan luar biasa,’’ pungkasnya. (ik)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »