Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Untuk Kepentingan Logistik, Bupati Madiun Tidak Akan Menutup Jalur Utama

by : On April 03, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Madiun - Salah satu cara yang disinyalir efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan menjaga jarak dan hanya keluar rumah saat mendesak. Hal ini dilakukan Pemerintah Pemerintah Kota Madiun dengan menutup sejumlah ruas jalan bahkan jalan nasional sejak Selasa (31/3) lalu, sehingga membuat resah di sebagian warga Kabupaten Madiun yang terkena dampaknya.

Penutupan tersebut mendorong kedua belah pemerintahan, Kota dan Kabupaten, untuk mencari jalur alternatif bagi kendaraan yang membawa barang-barang logistik, karena menurut dari keterangan dilapangan, bahwa jalan alternatif yang dilakukan pemerintah kota sekarang ini melalui wilayah kabupaten madiun ini tidak layak digunakan sebagai jalan truk bermuatan 20 ton dan Jembatan yang dilalui sudah mengalami retak yaitu diwilayah munggut.

Dalam hal ini Bupati Madiun, Ahmad Dawami, pada Jum’at sore (3/4) melakukan perundingan dengan Walikota Madiun, Maidi, terkait jalur alternatif tersebut."Kita tidak bisa menutup semua jalur sekaligus, karena menyangkut saluran distribusi logistik dari arah Utara menuju Ponorogo maupun sebaliknya", ungkapnya.

Bupati Madiun menjelaskan bahwa kebijakan yang diambil nantinya akan dievaluasi setelah diterapkan selama 2 (dua) hari. Saat ditanya apakah Pemerintah Kabupaten Madiun juga akan menutup jalan, laki-laki yang akrab disapa Kaji Mbing itu menjawab tegas, "Opsi kami adalah menutup pihak-pihak yang masuk dalam kategori ODP, sebab mereka harus mengkarantina diri di rumah. Hingga hari ini kami mencari ODP di seluruh Kabupaten yang sangat luas".

Sedangkan, Maidi mengklarifikasi bahwa penutupan jalan hanya untuk akses menuju keramaian seperti tempat wisata. Sementara jalan menuju Pasar Besar, Mall, dan Rumah Sakit terbuka selama 24 jam. "Semua truk yang akan mengisi waralaba juga dapat mengakses jalan", imbuhnya.

Ia juga menyampaikan rencana koordinasi dengan Bupati Madiun terkait akses truk Pertamina, Gas LPG, dan ambulan. "Depo Pertamina dan LPG terletak di Kota Madiun, sehingga akses menuju berbagai wilayah di Madiun diharap tidak menemui kesulitan", jelasnya.

Dalam pertemuan Bupati dan Walikota menyepakati akan ada satu jalur satu arah melalui wilayah Kabupaten dan Kota Madiun, yaitu "Dari arah Ponorogo, kendaraan dapat melalui jalan D. I Panjaitan menuju arah Surabaya . Sementara dari arah Surabaya, melalui Jalan Tanjung Raya hingga Wilayah Munggut. (ik/adv)




SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »