Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








MAPPAN Jawa Barat : Harusnya BLT Bukan BLP, Karena BLP Rawan Di Korupsi

by : On April 22, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Indramayu, 22/04/2020., Alokasi anggaran penanganan COVID-19 pada Dinas Ketahanan Pangan Indramayu sebesar 25 milyar untuk Bantuan Langsung Pangan ( BLP ) sasaran 25.000 KK di nilai kurang tepat dan rawan di korupsi, harusnya di distribusikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) lebih Simple dan mudah di awasi, menurut Carkaya Ketua DPD Jawa Barat Masyarkat Pemerhati Pangan ( MAPPAN ) Indonesia Kepada reporter Expose Indonesia.

Distribusi bantuan sosial penanganan COVID-19 melalui BLP dinilai tidak tepat karena: 1. Infrastruktur prangkat distribusi belum tersedia seperti E - Warung pada Program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) sehingga bisa dipastikan kusut dan serampangan, 2. Pengadaan bahan pangan akan cendrung terburu - buru dan asal terpenuhi kuota, akibatnya kualitas bisa terabaikan, 3. Kuantitas dan kualitas bahan pangan untuk KK berpotensi tidak sesuai karena pengawasan akan lebih susah dari pada mengawasi BLT, 4. Indramayu yang notabennya kabupaten surplus pangan artinya stok pangan aman, sehingga kalau BLT pun masyarakat akan mudah membeli bahan pangan 5. Terlalu tinggi syarat kepentingan terkait pengadaan dan distribusi BLP, seperti ditumpangi kepentingan politik dan ekonomi, kalau BLT lebih Simple langsung di transfer lewat rekening penerima. Lanjut Lulusan Universitas Padjajaran Ini.

Pemerintah Kabupaten Indramayu harus juga memastikan penerima bantuan sosial ini tepat sasaran dan tentunya menyasar KK miskin serta terdampak, disarankan agar melibatkan Kuwu, BPD, RT, RW, Karangtaruna,Tokoh masyarakat serta seluruh lapisan masyarakat paling bawah. Karena mereka yang mengetahui fakta objektif di lapangan. Papar Carkaya 

Semangat penanggulangan dampak sosial ekonomi akibat COVID-19 adalah bagaimana masyarakat miskin dan terdampak bisa terbantu agar himpitan ekonomi dan masalah sosial bisa teratasi, tentunya faktor ketepatan subjek penerima dan jenis bantuan sesuai dengan kondisi kekinian. Pungkas Carkaya

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »