Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Kemensos Salurkan Bantuan Sosial, Bupati Madiun : Harus Tepat Sasaran

by : On April 15, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Madiun, Pewarta - Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun, dan OPD terkait melaksanakan Video Conference (Vicon) bersama Menteri Sosial RI dan Gubernur Jatim membahas Bantuan Sosial Tunai untuk penanganan Covid-19, Rabu (15/4).
Gubenur Khofifah menyampaikan terimakasih pada Kementerian Sosial (Kemensos) atas bantuan yang diberikan kepada Jawa Timur. Pemprov akan berkoordinasi secara menyeluruh kepada Bupati/Walikota se Jawa Timur untuk penyaluran bantuan tersebut hingga ke daerah. Koordinasi ini dianggap perlu untuk memvalidasi data penerima bantuan.

Kemensos akan menyalurkan Bantuan Sosial Khusus yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan tersebut antara lain sembako yang ditargetkan untuk keluarga miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menyasar keluarga yang tidak termasuk DTKS, tetapi tidak menerima Bantuan Sosial Reguler (DTKS non bantuan sosial Nasional) baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Sembako.

Mengingat saat ini dalam keadaan darurat, usai vicon Bupati menghimbau kepada Pimpinan OPD terkait (Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) untuk validasi data dengan akurat dan cepat, sehingga tidak ada penerima bantuan yang terdata ganda. "Penerima PKH harus diverifikasi ulang. Kesuksesan PKH itu seharusnya, penerima PKH berubah, berkurang, atau malah tidak bertambah. Jangan sampai ada masyarakat kita ketergantungan dengan bantuan", ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa Pemkab Madiun sudah. menggelontorkan anggaran 40 Milyar untuk penanganan Covid-19. Anggaran tersebut dibagi menjadi tiga bidang, yaitu Kesehatan, Jaringan Sosial, dan Ekonomi. Bidang ekonomi  dikhususkan kepada para pegiat UMKM, yang dalam dalam hal ini para pedagang kaki lima. Dengan adanya pandemi, penghasilan UMKM menurun sehingga perlu stimulus dana untuk meringankan beban hidup.

Di samping itu, Pemkab Madiun juga menggunakan alokasi Dana Desa dan ADD untuk penanganan Covid-19. Bupati pun mengintruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk selalu memantau desa agar tidak takut menggunakan anggaran guna keperluan penanganan Covid-19.

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »