Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Tuntut Gaji, Ribuan Buruh Pabrik Garmen Barat Gelar Demontrasi

by : On Maret 24, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Magetan - Ribuan karyawan Pabrik  di wilayah Kecamatan Barat Kabupaten Magetan menggelar aksi  demo di halaman Perusahaan  Garmen PT Bintang Karya Inti, Selasa (24/3/2020) Malam

Mereka menuntut gaji yang belum terbayarkan, selain itu aksi tersebut juga membakar sebuah benda dan menyandera sebuah mobil.  Pada aksi tersebut dikawal ketat oleh Polres magetan
 Aksi masa yang didominasi perempuan tersebut menuntut agar gajinya selama dua bulan dibayar penuh, bahkan mereka  tidak akan membubarkan diri sebelum haknya di terima
“ Kami akan terus disini sampai gaji kami dibayar penuh, kami tidak hanya diberi janji-janji” ungkap salah satu masa

Pihak manegemen Endang Purwanti selaku manager memberi konfirmasi bahwa gaji yang belum terbayarkan akan dibayar 50 persen dan sisanya akan diselesaikan  sebelum tanggal 10 April mendatang,

“ Dari hasil mediasi bahwa gaji akan diberikan 50 persen malam ini, sisanya akan dilunasi sebeluh 10 April bulan depan” ungkapnya

Namun masa masih tidak terima dan tak mau membubarkan diri, mereka tetap berteriak dan menuntut agar haknya diberikan penuh, hingga masa mulai tenang dengan kedatangan bupati Magetan Suprawoto

Bupati Magetan Suprawoto  mengatakan persoalan ini merupakan dampak dari mewabahnya Covid -19 sehingga perusahaan tidak dapat pasokan barang, yang akhirnya perusahaan tidak dapat membayar hak gaji  para karyawan, Namun pihak menegemen meyakinkan  akan dibayar bulan April mendatang. Oleh karenanya pihak Pemerintah Daerah akan menalangi kekurangan setengah gaji dari karyawan” ungkap Bupati (st)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »