Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Optimalkan Sterilisasi, Akses Masuk Kota Madiun Dibatasi

by : On Maret 28, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Madiun, Pewarta  Merujuk hasil koordinasi Pemkot Madiun dengan pihak Kepolisian khususnya Satlantas Polres Madiun Kota akses jalan menuju ke Kota Madiun mulai dibatasi. Sejumlah jalan utama akses masuk diberlakukan pembatasan untuk mengurangi lalu lalang kendaraan mulai, Sabtu (28/3

Adapun titik yang dibatasi antara lain, Jalan Urip Sumoharjo, Soekarno-Hatta, dan Jalan Yos Sudarso. Sejumlah jalan tersebut ditutup menggunakan water barrier.

‘’ Kita tidak lockdown. Tapi akses ke kota kita batasi. Masuk ke Kota Madiun masih bisa tapi kita persempit,’’ ungkap Walikota Madiun Maidi.

Pembatasan itu sekaligus untuk mendeteksi siapa saja yang masuk Kota Madiun. Semua kendaraan yang masuk akan dilewatkan jalan-jalan tertentu. Di jalan-jalan tersebut akan dipasang tenda besar dan dipasangi alat penyemprotan disinfektan. Semua kendaraan wajib melewati tenda untuk disterilkan. Artinya, semua kendaraan yang masuk terdeteksi dan tersterilkan.

‘’Jadi kita tahu kendaraan yang masuk. Siapa dan mau apa. Pembatasan ini penting untuk menjaga kota kita,’’ jelasnya.


Pembatasan juga hanya dijam-jam tertentu. Di antaranya siang mulai pukul 11.00 sampai 14.00 dan malam mulai pukul 19.00 sampai 23.00. Namun, jam pembatasan masih akan dibahas ulang. Tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang melihat kondisi. Bahkan, walikota menginstruksikan pembatasan penuh saat malam dan kembali dibuka menjelang pagi.

‘’Masyarakat, pagi silahkan keluar untuk memenuhi kebutuhan. Tetapi setelah barang yang dibeli didapat langsung pulang kembali ke rumah. Setelah itu kita berlakukan pembatasan lagi,’’ terangnya.

Pembatasan itu juga untuk mengoptimalkan penyemprotan. Saat semua akses dibuka, terlalu banyak titik yang harus dilakukan penyemprotan. Sebaliknya, penyemprotan akan lebih maksimal jika dipusatkan di titik-titik tertentu. Tenda-tenda tersebut rencananya akan dipasang di Jalan Mastrip, Panglima Sudirman, Agus Salim, dan Jalan Pahlawan. Pemasangan mulai dikerjakan saat ini.

Walikota berharap masyarakat bersabar dengan kebijakan-kebijakan yang diambil saat ini. Sebab, semua kebijakan untuk kebaikan bersama Pungkas Walikota (Ik)




SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »