Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Masalah Tuntas, Warga Celep Apresiasi Kerja BPN Sragen

by : On Maret 04, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Sragen Salah satu warga Celep rt 19, Kecamatan kedawung Kabupaten  Sragen  Jawa tengah memberi apresiasi dan ucapan terimakasih kepada  BPN Kabupaten Sragen yang sigap tanggap atas laporan masyrakat terkait  pengukuran batas tanah

 Kepada Team BERITAistana.com Ngadini dan Pariyati warga Celep Rt 19 tersebut menceritakan kalau dia pernah menggajukan permohonan ukur ulang pekaranganyang ia miliki  kepada Kantor BPN Sragen beberapa bulan lalu yang dibantu dengan ibu A. Eva Tejosutono SH dan belum juga mambantu saya mengarahkan cara mengisi formulir
“Karena tanah itu sudah ada sertifikatnya sehingga perlu petugas ahli untuk memastikan kebenaran batas tanah dan melakukan pengukuran ulang,” kata Ngadini.

Keputusan rencana memanggil petugas BPN Sragen  itu dilakukan karena Ngadini, pemilik tanah yang merasa tanahnya dicaplok tetangganya tetap kukuh dengan bekal memiliki  sertipikat tanah baik dalam buku B maupun kretek/ leter "C".

Kurang dari satu minggu permohonan ukur ulang langsung  ditindaklanjuti oleh pihak BPN sragen yang langsung mendatangi rumah Ngadini warga celep tersebut. Dan beberapa petugas sebut saja A. Eva Tejosutono SH dan Haruno dan pegawai lainnya  dengan ramah menanyakan maksud dan tujuan permohonan ukur ulang tersebut.

Ngadini pemilik tanah menjelaskan, terkait jalan miliknya yang dibangun pagar oleh tetangga sebelah, akhirnya pihak BPN menasehati kedua belah pihak dengan mengamnbil tindakan cepat ukur ulang dan akhirnya permasalah pun usai sudah.

Atas penyelesaian masalah ini, Ngadini sebagai masyrakat Ngadini sangat berterimakasih atas pelayanan BPN Sragen yang baik, cepat, tepat dan jelas.

Ngadini sangat salut dengan pegawai BPN , pasalanya  pihak BPN  membantu dengan sepenuh hati  sesuia  yugas yang diembanya sebagai pelayan masyarakat
 Saya sangat salut sama pihak BPN , rokok aja tidak mau nerima padahal sudah saya siapkan, uang bensin juga saya siapkan  sebagai ucapan terimakasih maksud saya, tapi setelah selasai pengukuran dan semua jelas dari dua belah pihak, petugas BPN pamit dan tidak mau terima uang bensin maupun rokok dari saya” celoteh Ngadini

Sekali lagi saya ucapkan bayak Trimakasih kepada  BPN Sragen atas pelayananya yang baik kepada masyarakat.

Disisi lain Pariyati sebagai tetangga Ngadini juga menyampaikan kepuasan atas layanan dari pihak BPN sragen ( jeh mbak kulo jeh seneng pelayanan BPN Sragen sae petugase ramah-ramah kerjane cepet) iya mbak saya juga ikut seneng karena pelayanan BPN sragen bagus, petugasnya ramah, ramah kerjanya juga cepat” ucap Pariyati

Terpisah,   A. Eva Tejosutono SH ketikan dihubungi awak media BERITAistana.com melalui aplikasi WhatsApp ia menjelaskan selaku pegawai BPN juga menyampaikan hal seperti itu sudah menjadi tanggung jawab kami dari pihak BPN karena tugas kami  melayani masyarakat yang butuh bantuan dan menyelesaikan dengan baik sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dari semua pihak

“ Itu sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kami pihak BPN untuk melayani masyarakat  tanpa ada pihak yang dirugikan dan tanpa imbalan “ ungkapnya (*)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »