Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Tertipu Biro Umroh SBL, Pemilik Toko Buku Mandiri Jaya Madiun Lapor Polisi

by : On Februari 26, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Teddy Kurniawan menunjukan  surat laporan dugaan penipuan Andi Ruslani pemilik biro umroh SBL

Pewarta, Madiun - Andi Ruslani, pemilik biro umroh Solusi Balad Lumampah (SBL), yang beralamat di Jalan Mundu No. 4B yang diduga sudah melakukan penipuan terhadap Teddy Kurniawan akhirnya dilaporkan ke Mapolres Madiun Kota

Teddy Kurniawan pemilik toko buku Mandiri Jaya yang terletak di Jalan Bali Kota Madiun, merasa tertipu karena tak kunjung diberangkatkan umroh meski telah membayar lunas ke biro umroh Solusi Balad Lumampah(SBL)

Teddy Kurniawan menceritakan, awalnya toko buku miliknya mengadakan undian tahunan untuk konsumen, dengan hadiah utama Ibadah Umroh untuk 2 orang pemenang. Ia mendapatkan 2 nama pemenang hadiah utama sekitar bulan November 2017 lalu. Sebagai syarat pertama keberangkatan, ia membayar uang muka sebesar 10 juta rupiah, pada 17 November 2017, serta pelunasan tertanggal kuitansi 12 Desember 2017 senilai 41 juta rupiah.” Jelas Teddy kepada wartawan. Rabu (26/02/2020)

Sesuai kesepakatan, lanjut Teddy,  dua jamaah akan berangkat pada bulan Desember 2018. Dengan alasan calon jamaah umroh belum melakukan suntik vaksin, maka SBL menunda keberangkatan pada bulan Februari 2019. Setelah itu bukannya berangkat, namun lewat dari waktu yang dijanjikan, keberangkatan mereka malah diundur lagi hingga April 2019.

“Saya juga sudah tanya kepada konsumen saya yang 2 orang tadi, bagaimana dengan penundaan keberangkatan ini, apakah keberatan atau tidak. Dan mereka hanya menjawab tidak apa – apa,” terang Teddy.

Karena 2 orang konsumennya tak kunjung diberangkatkan oleh Solusi Balad Lumampah (SBL), maka Teddy berinisiatif untuk pindah biro umroh yang lain. Tak berhenti sampai disitu, Teddy akhirnya melaporkan kejadian yang menimpanya ini ke Mapolres Madiun Kota, tertanggal 22 November 2019.

“Berkasnya sudah sampai ke kejaksaan. Tapi saat ini posisi Andi masih bebas dan berada di rumahnya. Kejaksaan tidak melakukan penahanan, dengan harapan dia masih beritikad baik untuk mengembalikan uang yang sudah saya setorkan, tapi ternyata tidak,” ungkap Teddy
Teddy berharap uang yang telah ia setorkan kepada Andi dapat kembali, namun ia juga sudah memikirkan kemungkinan terburuk apabila uangnya sudah tidak mungkin bisa kembali, ia hanya ingin Andi dapat diproses secara hukum.

“Ya, saya maunya uang saya bisa kembali. Misalkan dengan cara dicicil, mau saya 5 juta rupiah perbulan, jangan 1 juta lah. Tapi kalaupun tidak bisa, ya diproses hukum sajalah,” tegasnya.(ik/sat)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »