Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Tega Buang Bayi di Saluran Irigasi, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi

by : On Februari 05, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Dua pelaku pembuangan bayi dibekuk jajaran Satreskrim Polres Ponorogo.
Ponorogo, Pewarta - Jajaran Satreskrim Polres Ponorogo akhirnya berhasil membekuk dua pelaku pembuangan bayi dari ibu kandung W yang dibuang dan dikubur di saluran irigasi persawahan Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

Pelaku berinisial KAR (66), dan VA (19), keduanya warga Kaponan, Kecamatan Mlarak. Selanjutnya kedua pelaku langsung digelandang ke Mapolres Ponorogo guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berawal dari penemuan mayat bayi di area persawahan Desa Kaponan, setelah dilakukan olah TKP dan otopsi terhadap mayat bayi malang tersebut, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berkat dukungan masyarakat akhirnya polisi berhasil mengungkap kasus ini.
Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, KAR adalah bapak dari korban W, yang sempat membantu proses persalinan di rumahnya sendiri tanpa bantuan medis. Merasa malu karena anaknya melahirkan di luar nikah, akhirnya KAR membersihkan bayi tersebut kemudian membungkusnya dengan kain kafan, karena menurut pengakuannya bayi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Saat korban W ini melahirkan bayi hasil hubungan gelap dengan VA, pelaku KAR merasa malu dan langsung berniat menghilangkan barang bukti dengan mengubur bayi tersebut di saluran irigasi," jelas AKBP Arief Fitrianto, Rabu (5/2).

Sedangkan VA ditetapkan tersangka karena melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur. Dari pengakuannya, VA menyetubuhi W yang merupakan siswi kelas 3 di salah satu SMP Negeri di Mlarak ini sebanyak tiga kali.

"Tersangka VA mengaku melakukan hubungan gelap dengan W sebanyak tiga kali, dan langsung kita amankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya. (ns)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »