Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Ibnu Multazam, Anggota DPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

by : On Februari 22, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pewarta, Pacitan - Upacaya menanamkan kecintaan dan memperdalam pengetahuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, UUD 1945 dan bineka tunggal ika, Ibnu Multazam, Anggota DPR RI dari Freksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dapil Jawa Timur, mengelar sosialisasi empat pilar kebangsaan. Jumat (7/2/2020).

Kegiatan yang bertempat di aula Pondok Pesantren Nahdlatussubhan itu berjalan dengan lancar dengan diikuti kurang lebih seratus lima puluh peserta, yang berasal dari banom NU, santri pondok nahdlatussubhan dan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut Ibnu Multazam mengatakan tujuan dari sosialisasi ini untuk meneguhkan bersama bagaimana mencintai kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebab didalam kehidupan setiap hari, bahkan dikemudian yang akan datang Indonesia banyak yang terdiri dari suku, bahasa, budaya bahkan kukit, ia menyampaikan semua itu merupakan saudara semuanya.

"untuk meneguhkan perasaan kita dan tindak tanduk kita untuk mencintai NKRI, kususnya kepada adek-adek mahasiswa dan santri suatu saat ini siapa tau suatu saat tidak di Pacitan, dan lain sebagainya. Agar semuanya didalam kita berbangsa dan bernegara itu terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, budaya dan kulit, artinya semua itu adalah saudara kita sendiri,"katanya.


Lebih lanjut, Ibu Mulatazan, menyampaikan Pancasila hari ini mulai dibenturkan dengan agama, padahal Pancasila itu tidak bisa dipisahkan oleh agama, semua itu menjadi satu, "Pancasila tidak bisa dilepaskan dengan Agama, siapa musuh yang sebenarnya adalah diri sendiri,"Imbuhnya.(rojihan/adv)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »