Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Bupati Madiun, Pentingnya Kedamaian dan Keamanan

by : On Februari 18, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Bupati Madiun H.Ahamad Dawami

Pewarta, Madiun - Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, dalam mengikuti Kegiatan International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat, tertarik tentang sebuah cerita kedamaian dan keamanan disana. Meskipun budaya dan sistem pemerintahan disana berbeda dengan di indonesia, masyarakat tetap mengharapkan kedamaian dan keamanan dalam kehidupan dimanapun berada.

Rasa aman adalah sesuatu yang harus diupayakan yang tidak akan datang dengan sendirinya. Dibutuhkan sebuah upaya yang tersistem dan kontinu untuk ditempuh dan harus dilakukan. Tersistem disini dimaksudkan bahwa upaya itu harus dilakukan secara bersama-sama dan ada ruh kebersamaan, yang melibatkan seluruh unsur, baik unsur di pemerintahan maupun unsur di masyarakat. Sehingga siapapun pemimpinnya Sistem ini akan tetap jalan. Kontinu disini mengandung maksud harus berkelanjutan dan berkesinambungan, dan upaya ini tidak boleh terhenti dengan alasan apapun, karena potensi konflik itu bersifat dinasmis.

Targetnya adalah “NIRKONFLIK dan NIRKEKERASAN”, maka dari itu seluruh elemen harus di dorong untuk saling menghormati, baik martabat secara kelompok maupun martabat sebagai manusia individu. Semua sepakat bahwa perbedaan itu pasti ada dan tidak bisa dihindari, akan tetapi dalam perbedaan pasti ada kesamaan yang akan dapat mengikat perbedaan tersebut menjadi suatu kebersamaan. Kesamaan bahwa kita punya tanah kelahiran yang sama, kita punya tanggung jawab yang sama dan kita sama-sama butuh kedamaian. Pekerjaan ini pun butuh kebersamaan, butuh lim (perekat) yang kuat.

Kita sebagai masyarakat indonesia yang hidup di jawa pasti kental sekali dengan tata tingkah dan bicara yang sopan. Meskipun adanya suatu perbadaan kita harus menghargai, hal itu seperti kita canangkan sebuah kampung pesilat di Kabupaten Madiun. Yang guna menjadi sauri tuladan sehingga tujuan Kampung Pesilat bisa tercapai yaitu “Merajut Kerukunan, Menebar Kedaimaian”.

Kansas city, Kaji Mbing
(don-nang/foto: istimewa)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »