Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Banjir Nyiyiran, Hari Kembang tetap Semangat Hijaukan Bumi Orek-orek

by : On Februari 28, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Ngawi -  Pagi itu cuaca terasa sedikit mengembun sejuk,  maklum semalam hujan deras mengguyur kabupaten Ngawi,  namun disuatu tempat pinggir Sendang Ngiyom dusun Ndares desa Sekarputih kecamatan Widodaren sedikit hangat oleh kurumunan puluhan orang yang tergabung tim sukarelawan penghijauan yang diimpin oleh Hariyanto atau biasa disapa Hari Kembang.

 
Dalam bahasan ringkas dengan ditemani kopi plus pisang goreng itu Hari kembang membrifing tim agar supaya pagi itu juga menanam bibit tanaman seperti, pohon Pule, Ketapang Kencana, Sepreh, Beringin maupun Bogenvil, sepanjang jalan mulai dusun Ndares sampai Sendang Ngiyom yang memang terlihat gundul. " kalau hari ini juga kita bisa menanam pas musim hujan seperti ini,  maka nanti sekitar bulan Mei - Juni ketika masa kemarau datang sitanaman sudah kuat tidak akan mati walau tidak disiram,  dengan begitu saat ini kita berebut  dengan waktu,  " papar Hari kembang pada Timnya.


Itulah sekelumit cuplikan isi brifing ketika tim Hari Kembang akan mulai menanam pohon untuk membantu pemerintah Ngawi dalam menghijaukan bumi Kartonyono secara sukarela.
 
Memang laki - laki sederhana Pemilik kolam renang Hargo Dumilah ini tidak bisa dipungkiri talentanya dalam segi sosial,  penghijauan, dan pengelolaan tempat - tempat wisata yang mati suri untuk menjadi favorit dan unggulan. Sebut saja mulai gebrakan menghidupkan Suwono Park, membangkitkan wisata lingkungan modern Srambang Park,  teh Raja alun - alun Ngawi dan sekarang membangun megah wisata monumen Suryo, " kita juga mengucapkan terimakasih banyak pada pemerintah kabupaten Ngawi dan pihak Perhutani yang telah memberi ruang seluas-luasnya pada masyarakat seperti saya ini untuk berpartisipasi ikut membangun sebisanya "katanya.

Dari penilaian publik semua tempat wisata yang dikelola Hari Kembang bisa berhasil sukses berubah menjadi tempat favorit bagi wisatawan baik , regional  maupun menjadi juara ditingkat Nasional.


Namun masih banyak nyiyiran sebagaian orang yang belum paham terhadap maksud dan tujuan pejuang lingkungan yang berasal dari dusun Gebung desa Katikan Kedunggalar ini, hingga guru SD yang bertitel Doktor ini sebagai manusia lumprah kadang merasa gundah,  " sedih masih ada orang-orang yang nyinyir membuli yang katanya di Srambang saya tidak peduli pembangunan masjid,  tidak peduli  dengan pedagang lokal,  tidak peduli dengan kebersihan,  tidak peduli dengan PAD desa, dan lain-lain, padahal terkait masjid saya sumbang 10 juta dengan saksi polisi Polsek Jogorogo dengan penyerahan di rumah  Kepala Desa Giri sdr. Nonot lo,  PAD desa lewat LMDH kita memberi kontribusi pada tahun awal sekitar belasan juta dan tahun 2020 ini menjadi 31 Juta Rupiah yang sebelum pengelolaan saya tidak ada sumbangan apa-apa ke desa.  Bersih desa pun kami bantu dengan ikhlas, belum lagi banyak orang warga Giri yang sekarang  buka usaha toilet,  parkir,  warung - warung yang sebelumnya tidak ada, kalau toh ada yang mempermasalahkan sampah di dalam desa bisa dijelaskan bahwa "sampah itu hasil interaksi perdagangan masyarakat dengan pengunjung wisata,  logikanya kalau mau usaha warung dan ramai pembeli ya wajib dong menjaga kebersihanya, " jelas bapak dengan dua puteri dari satu istri ini gamblang.
 
Ditambahkan Hari Kembang, wisata Srambang itu sangat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat pada umumnya dan desa Giri khususnya, dibuktikan pada waktu membangun tempat wisata sebagian besar pekerja adalah warga setempat, belum  puluhan orang masyarakat yang sekarang jadi Ojek wisatawan yang selalu ramai dan berjubel pas hari libur dari berbagai pelosok se Indonesia.
 
"Kalau misalnya ada pihak yang ingin tau rinci menegement ya gak etis dong karena ini menegement bisnis saya dengan modal pribadi,  kalau mau masuk dikeuangan dan memperoleh bagian banyak harusnya menanam saham, dan hayo kerja sama, " tutur penghobi sepada pancal ini pada awakmedia,  Jumat 28/2/2020.
 
Terpisah menanggapi banyak nyiyiran tersebut banyak dukungan mengalir pada Hari Kembang baik secara langsung maupun digrub Kowpling yang intinya banyak pihak mendukung untuk tetap melangkah maju menghijaukan lingkungan dan berkontribusi memajukan wisata yang ada dikabupaten Ngawi Jawa Timur ini. ( Bd/ik)

Srambang Park Juara Kebersihan Tempat Wisata Nasional

Menjelaskan Tehnik Penanaman Pohon Yang Baik

Selalu Berkoordinasi Dengan Pihak Dinas Pariwisata

Hari Kembang berhasil menghijaukan sepanjang jalan menuju desanya

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »