Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Antisipasi Bencana Alam, Dandim 0801/Pacitan Canangkan Gerakan Wajib Tanam Vetiver

by : On Februari 29, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pewarta, Pacitan – Ancaman bencana hydrometeorologi yang berujung pada munculnya banjir dan longsor di berbagai daerah, memerlukan satu tindakan nyata guna untuk meminimalisir dampak bencana.

Pentingnya sinergisitas semua pihak mulai dunia usaha, masyarakat dan pemerintah dapat meringankan dan mengurangi korban bencana baik materi maupun korban jiwa.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Pacitan. Pacitan dikenal sebagai daerah dengan tingkat ancaman bencana tinggi secara skala prioritas adalah banjir, longsor, dan tsunami. Hal itu memerlukan satu aktifitas nyata guna untuk memitigasinya.

Melihat kondisi tersebut Dandim 0801/Pacitan, Letkol Inf Nuri Wahyudi, bersama berbagai komunitas masyarakat, mulai dari relawan, perangkat desa, karang taruna dan lembaga terkait, coba menggerakkan satu gerakan massal yang nantinya akan bisa diteruskan oleh kelompok masyarakat seperti relawan.
Gerakan masyarakat yang dicanangkan Dandim adalah salah satunya dengan melakukan penanaman vetiver atau akar wangi.
 Perlu diketahui, vetiver adalah jenis tumbuhan seperti alang-alang yang bisa mencengkeram tanah untuk menahan erosi, tanah longsor dan abrasi.

“Saya mencanangkan wajib tanam vetiver untuk wilayah kabupaten Pacitan, karena perlu diketahui bahwa banjir dan longsor sudah ada dan sedang terjadi di depan kita, kalau usaha pengulangan tidak dilakukan sekarang mau kapan lagi,”jelas Letkol Inf Nuri Wahyudi, Jumat ( 28/02/2020) di Pacitan.

Saat ini, jajaran kodim 0801/Pacitan dengan kelompok masyarakat sedang melakukan penanaman 7000 vetiver di empat kecamatan, meliputi kecamatan Pacitan, kecamatan tegalombo, kecamatan Bandar, dan kecamatan Arjosari.

“Sekarang bersama relawan Pacitan, juga menanam vetiver disepadan sungai daerah Pancer Ploso. Bersamaan juga dengan pemerintah daerah yang juga melakukan hal serupa,”imbuh Dandim.

Selain penanaman vetiver oleh Kodim 0801/Pacitan, pemerintah daerah Pacitan juga menggelar acara yang sama, di tanggul Ploso Lingkungan barean, bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(marji)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »