Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Setubuhi Pelajar Hingga Hamil, Warga Magetan Dibekuk Polisi

by : On Januari 31, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Magetan - Warga Desa Tunggur Kecamatan Lembeyan inisial DP (20) harus mendekam dalam tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya yang telah tega menyetubuhi AK (15) Warga kecamatan Karas hingga Hamil 6 Bulan

Kejadian berawal dari kecurigaan KR (42) yang merupakan ibu korban yang mengetahui tubuh anaknya  berubah  bentuk,hingga akhirnya memeriksakan kondisi korban kepada Bidan dan diketahui anaknya telah hamil 6 bulan

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat, diketahui tersangka sudah pulang kerumahnya, kemudian dilakukan penangkapan oleh anggota Polres Magetan


“ Tersangka semopatlari keluar pulau Jawa, kemudian pulang bekerja di Surabaya, saat pulang kita lakukan penangkapan" ujarnya

Untuk mempertangungajawabkan perbuatanya tersangka dijerat  Pasal 81 Undang-undang RI  tentang perubahan  Nomor 23  tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman  maksimal 15 Tahun penjara atau denda palin banyak  Rp. 5 miliar

“ Tersangka kita jerat Pasal 81 undang-undang RI tentang perubahan Nomor 23 tahun2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun atau dendan paling banyak Rp 5 miliar” pungkasnya (ik)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »