Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Satresnarkoba Polres Bangkalan Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu

by : On Januari 08, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pewarta, Bangkalan - Polresta bangkalan menangkap dua orang pengedar narkoba jenis  sabu di wilayah Bangkalan. Pelaku berinisial ANS (31) warga Desa Tambe Agung Tengah, Kecamatan Ambunten Sumenep dan MZN (28) warga setempat.  diamankan polisi belum lama ini, dengan barang bukti puluhan gram sabu.

"Sabu-sabu saat diamankan sudah dibungkus dengan menggunakan Klip, " kata Kasat Narkoba AKP Soekris, saat Konferensi  di Polres Bangkalan, Rabu (8/1/2020).

Polisi mengamankan sedikitnya 1,15 Gram sabu.  Puluhan sabu tersebut telah dibagi menjadi 34 paket dengan menggunakan Klip.

"Barang tersebut didapat dari seseorang bandar berinsial (R) di wilayah Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, yang saat ini telah kita kantongi identitasnya dan juga tengah dalam pengejaran polisi daftar pencarian orang (DOP)," ungkapnya.

Pelaku, lanjut Rama, merupakan residivisi kasus narkotika. Dirinya baru menghirup udara bebas pada Agustus 2018.

"Dia edarkan sabu tersebut, dengan upah satu juta rupiah untuk setiap transaksi sabu yang diedarkan," ujarnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan,  kedua tersangka baru pulang dari TKI dan kemudian berkenalan dengan Bandar di Malaysia yang bekerja sebagai TKI disana mengajak untuk bisnis Narkoba.

Masih kata Kapolres Bangkalan menambahkan, atas pengakuan tersangka Sabu tersebut di beli ke bandar seharga Rp. 850 ribu per gram dan pembayaran dilakukan setelah sabu sudah  terjual .

" Selanjutnya sabu oleh para tersangka  rencananya akan di pasarkan  di wilayah Sumenep dengan harga Rp. 1.300.000 per gram dengan total barang bukti 1 Ons sabu dan ke untungannya akan di bagi dua," kata Rama.

Saat ini, kedua pelaku tengah dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan penyidikan. Saat ini pelaku terjerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 Ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 ancaman hukuman 20 tahun penjara," tutupnya(alap alap)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »