Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Posdaya Tiga Desa di Pacitan Ikuti Launching Kompor Rakyat

by : On Januari 18, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Kompor Rakyat. Launching kompor rakyat dan pelatihan produksi arang briket dari Limbah pertanian perkebunan dan kehutanan pada Sabtu (18/1/2020) di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) DI Yogyakarta. (Foto: Istimewa/dok. Posdaya)

Pewarta, Pacitan - Tiga kelompok Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) dari tiga desa di Pacitan mengikuti launching kompor rakyat dan pelatihan produksi arang briket dari limbah pertanian perkebunan dan  kehutanan.

Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (18/1/2020) di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) DI Yogyakarta.Tiga desa yang ikut pelatihan tersebut adalah Posdaya Desa Jetak Kecamatan Tulakan, Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo dan Desa Tinatar Kecamatan Punung

Dian Budi Anggraeni, pegiat Posdaya Pacitan, saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan ini diinisiasi oleh Adi Wibowo dari UGM. Menurut Dian, potensi dikembangkannya industri kecil briketnya di Pacitan sangatlah berpeluang baik.

“Apalagi Pacitan sering terjadi kelangkaan gas melon (Elpiji 3Kg-red) dan kedepan ternyata gas melon juga akan naik, sehingga inovasi kompor rakyat dan briket dari limbah pertanian sebagai contoh limbah kayu grajen, merang, sampah daun bisa digunakan sebagai bahan,”jelasnya.

Selain itu, Dian mengatakan arang briket ini juga tidak memberikan kotor pada peralatan masak, tidak mengandung racun, dan tentunya lebih murah dibanding dengan gas melon.

“Jadi ini merupakan solusi alternatif atas permasalahan gas melon yang akan datang, kompor Rakyat dan briket nya nanti bisa dipesan ke desa tadi yang mulai akan produksi, kita semua berharap semoga berhasil dan dikembangkan dengan baik,”pungkasnya.

Dalam pelatihan tersebut, turut dihadiri pembina Posdaya Prof Dr Haryono Suyono yang memberikan pengarahan pada acara tersebut.

Prof Dr Haryono Sutono yang merupakan Menteri Negara Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Indonesia ke-9 dalam kesempatan tersebut mengajak untuk menggelorakan gerakan cinta lingkungan.

Selain dari Pacitan, turut hadir para pengurus Posdaya dari Cilacap, Purwokerto, Semarang, Bandung, Bekasi, Yogyakarta, Kalimantan Utara.(red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »