Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Melalui Kementerian Pertanian, BNI Siap Kucurkan KUR di Kabupaten Madiun

by : On Januari 21, 2020

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Madiun – Pemkab Madiun terima kunjungan Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Investasi, Gatut bersama Direktur Pembiayaan Kementerian Pertanian, Indah Megahwati, BNI Pusat (Divisi Hubungan Kelembagaan) Nurnita, Kepala Unit Jasindo Cabang Solo, Vesa Novi dan dari PT. Anjass Makmur Jaya, Hendro Hartono/Liang, Selasa (21/1/20) di pendopo Ronggo Djumeno

Kedatannganya disambut  Bupati Madiun yang didampingi asisten Setda dan beberapa Kepala Dinas di lingkup Kabupaten Madiun

 Pada kesempatan tersebu membahas kredit usaha pertanian (KUR), melihat capaian KUR di Madiun sangat tinggi, maka Direktur Pembiayaan Kementerian Pertanian minta kepada Bupati Madiun membantu pihaknya dalam percepatan penyerapan KUR. Menurutnya, pemberian KUR ini tidak bisa lama karena harus mengejar masa tanam yang sementara ini berjalan. Begitupun pihak BNI pada intinya juga siap memberikan KUR termasuk memberi pendampingan kepada penerima KUR khususnya di Madiun.



Pihaknya mendapat amanah dari negara untuk mengelola dana Rp. 50 trilyun yang fokus utamanya untuk KUR, yang didalamnya termasuk untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan sarana prasana.


Setelah mendengar penjelasan itu, Bupati menegaskan, dari awal dirinya sangat konsen dengan para petani karena mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Untuk itu, dirinya tidak serta merta memberi ijin jika ada industri masuk melainkan harus diatur agar tidak menurunkan potensi pertanian. “Industrialisasi komit kita pacu, namun lahan pertanian juga tetap kita lindungi,” jelas Bupati.

 Terkait KUR di Madiun lewat BNI, Bupati Madiun tidak mempersoalkannya. Bagi dirinya, yang terpenting adalah masyarakat mudah jika hendak mengurus KUR. Untuk itu, dirinya minta kepada salah satu bank negara itu membangun Kantor BNI di Caruban agar daerah dan masyarakat mendapatkan multiplier effect-nya. Mengenai pemberian kredit, Bupati minta agar pihak bank memberi pendampingan dulu, dana baru dikucurkan sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan. (/sat-don-dan/photo: harry)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »