Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Revitalisasi Budaya Manusuk Sima Magetan 2019

by : On Desember 14, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Magetan - Sebagai upaya pelestarian warisan budaya serta pengembangan nilai -nilai sejarah,  Pemerintah Kabupaten Magetan Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud) menggelar Revitalisasi Budaya Manusuk Sima di Sendang Kamal Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, Sabtu (14/12/2019)

Prosesi manusuk Sima  tersebut dibuka Bupati Magetan, yang dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Forkopimca Maospati, Kepala Desa  se Kecamatan Maospati, tamu undangan serta disaksikan warga




Kepala Disparbud Venly Tomi Nicholas mengatakan Revitalisasi Manusuk Sima ini merupakan rangkaian kegiatan diantaranya, upacara adat arak-arakan yang didukung  pameran produk unggulan yang dimiliki Kecamatan Maospati,  pagelaran seni budaya,  keduk beji  dan andhum arto kreweng “ ungkapnya saat memberi sambutan
 
Kadin Parbud Kab. Magetan Venly Tomi Nicholas saat memberi sambutan
Hal ini bertujuan  lanjut Venly untuk  melestarikan warisan budaya serta pengembangan nilai -nilai sejarahyang ada di Kabupaten Magetan khususnya Maospati dan  meningkatkan kecintaan  terhadap Budaya daerah  serta kearifan lokal” ujarnya
 
Bupati Magetan Suprawoto saat membuka acara
Venly menjelaskan, Revitalisasi Manusuk Sima ini merupakan sarana melestarikan dan mengembangkan Budayadi Wilayah Kabupaten Magetan  . Perlu kita sadari bahwa semangat untuk melestarikan budaya tersebut terus dipelihara dan ditingkatkan sebagai sarana pemersatu bangsa dimasa mendatang khususnya generasi muda agar seni budaya tersebut tidak punah” pungkasnya

Prosesi Manusuk Sima ini juga sebagai visualisasi dari sebuah peristiwa yang telah terjadi pada tahun  918 S menyebut di antara tahun tersebut diperintah oleh Raja Dharmmawangsa Teguh. Hal ini untuk menunjukkan sejarah Maospati berdasarkan Sendang Kamal dan Prasasti  Sendang Kamal atau Prasasti Kwambang Kulwan yang ditemukan di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati , Kabupaten Magetan, Jawa Timur.(Ik)



SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »