Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Malam Natal, Bupati Madiun Tertibkan Hiburan Malam

by : On Desember 26, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Madiun - Bupati Madiun bersama Anggota Satpol PP Kab. Madiun kembali melakukan penertibkan tempat hiburan malam yang nekat buka pada Perayaan Hari Natal, 25/12/2019. Penertiban tempat hiburan malam itu dilakukan di wilayah Kabupaten Madiun bagian selatan.
                                      
Selain satpol PP, Bupati Madiun sapaan akrab Kaji Mbing, juga mengajak beberapa tenaga kesehatan untuk mengecek adanya HIV AIDS yang di idap para Pemandu Lagu.


Kegiatan ini dilakukan untuk mengahargai peringatan hari natal dan karena tidak sesuainya dengan Visi Misi Kabupaten Madiun yaitu Kabupaten Madiun yang Aman Mandiri Sejahtera Berakhlak Mulia / Akhlakul Karimah.

Ujar Bupati Madiun Kepada Wartawan “Dua hari ini kami terjun langsung ke lokasi untuk memastikan, dan ternyata memang (karaoke ini) nekat beroperasi saat perayaan natal. Makanya kami sidak dan dapatkan 37 wanita Pemandu Lagu (PL),".


"Semua sudah kami kumpulkan dan akan kami libatkan tim Dinas Kesehatan untuk mengecek kesehatan mereka," kata Bupati.

Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun itu mengatakan razia ini dilakukan atas laporan masyarakat yang resah dengan ulah dua tempat karaoke tersebut. Hal ini, lanjut Kaji Mbing, juga bertentangan dengan visi misi bupati untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang berakhlakul Karimah.


Selama 2 hari sidak yang dilakukan Bupati bersama satpol PP, Puluhan wanita pemandu lagu itu semuanya berasal dari luar Kabupaten Madiun. Pihaknya akan menggelar rapat untuk membahas temuan 3PL tersebut.

Suasana gaduh terlihat saat Bupati beserta beberapa kepala OPD terkait mendatangi satu persatu room. Para PL sempat bersembunyi saat akan ditanyakan kartu identitas pengunjung dan pemandu lagu. (*)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »