Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tipu Warga Ponorogo Hampir 1 Miliar Agar Lolos Akpol, Pasutri Dibekuk Polisi

by : On November 27, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto menunjukkan barang bukti dari tersangka tindak pidana penipuan.
Ponorogo, Pewarta - Jajaran Satreskrim Polres Ponorogo berhasil menangkap pasangan suami istri pelaku tindak pidana penipuan asal Jombang, Rabu (27/11/2019).

Pelaku yang berhasil dibekuk, yakni Erni Andayani (39), warga Desa Kedung Sekar, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, ditangkap bersama suaminya, Sholehudin Guntur (45), warga Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Keduanya kini meringkuk di ruang tahanan Mapolres Ponorogo setelah sebelumnya melakukan aksi penipuan hampir 1 Miliar terhadap Harumi, warga Desa Tanjungsari, Jenangan, Ponorogo.

Bermula saat korban kenal dengan tersangka, kemudian tersangka menawarkan kepada korban jika bisa membantu anaknya untuk diterima masuk pendidikan Akademi Polisi (Akpol) melalui jalur khusus tanpa test dengan syarat membayar sejumlah uang.
Pasangan suami istri diamankan polisi usai menipu korbannya hampir 1 Miliar untuk lolos masuk Akpol

Karena korban meyakini dengan apa yang dikatakan oleh tersangka, maka setiap kali tersangka meminta uang, baik tunai maupun transfer, korban pun selalu menuruti hingga mencapai Rp.985.394.000,- . Namun setelah semua permintaan telah dituruti, apa yang dijanjikan tersangka tidak terwujud, korban kemudian melaporkan tersangka ke polisi.

Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto mengatakan bahwa penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan menyusul adanya laporan korban yang ditipu hingga ratusan juta.

"Awalnya tersangka mengaku jika dirinya bisa meloloskan anak korban untuk masuk Akpol tanpa tes, dengan syarat korban membayar sejumlah uang selama kurun waktu 5 bulan," kata AKBP Arief Fitrianto.

Menurutnya, modus seperti ini sudah banyak terjadi, karenanya Kapolres menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati. Polri tidak pernah memberikan diapensasi atau perlakuan khusus kepada seseorang untuk meloloskan masuk Akpol.

"Prinsip kami, bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Ini sesuai perintah dari Mabes Polri, jadi jangan percaya calo penerimaan anggota polisi," tandasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka berupa 1 buah tas, 2 potong kain batik, 2 pasang sepatu, 1 buah laptop, 2 buah ATM beserta buku rekeningnya, dan 1 buah TV merk Samsung. (ns)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »