Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Sofyan Ahmad: Airlangga Aklamasikan diri, Sama Saja Pembunuhan Demokrasi

by : On November 15, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Jakarta - Menjelang Munas Partai Golkar Pada 4-6 Desember 2019 Berita mengenai Akan aklamasinya Airlangga semakin Sengat tercium, hal ini membuat gerah para lawan politiknya.

Strategi aklamasi membuat para lawan ketar ketir, tapi ingat Golkar bukan Partai pribadi seperti Partai lain, disini demokrasi sangat hidup dan  dinamis

Apakah mungkin Airlangga sedang dijebak oleh timnya? Isu Aklamasi boleh berhembus tapi menuju 4 Desember masih ada perubahan yang akan terjadi. Bisa jadi Airlangga di habisi dulu amunisinya oleh tim internalnya, di politik semua soal kepentingan dan tidak Jauh dari urusan perut, Tutur Aktivis Partai Golkar, Sofyan Ahmad.

Partai Golkar paling dinamis diantara partai lain, kalau Partai lain Sudah menjadi dinasti untuk pimpinan tertingginya. Saya ingin Partai golkar bisa merubah Arah demokrasi kita, dari demokrasi elitis menuju demokrasi Deliberatif.

Salah satu unsur demokrasi deliberatif di dedikasikan untuk banyak orang, bukan demi perseorangan atau golongan. Sejalan dengan Hal itu Pada munas Partai Golkar Nanti Harus ada banyak calon yang bertanding bukan melalui aklamasi. Jika Aklamasi terjadi Akan terjadi stagnanisasi perkaderan di Partai Golkar, Ucap Sofyan Ahmad. (16/11-19)

Jadi, menurut saya BAMSOET sangat cocok dan calon yang realistis untuk memimpin partai beringin, saya ingin dari tangannyalah demokrasi deliberatif itu dikedepankan bukan seperti saat ini demokrasi elitis, Tegas Aktivis Partai Golkar, Sofyan Ahmad. (Sf)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »