Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Satgas Pamtas Yonif 132 Fasilitasi 23 Warga Timor Leste Ziarah ke Makam Leluhur di NTT

by : On November 14, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pewarta, Jakarta - Personel Satgas Pamtas Yonif 132/BS, memfasilitasi 23 warga negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang hendak ziarah ke makam leluhur di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 132/BS, Letkol Inf Wisyudha Utama, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/11/2019).

Diungkapkan Dansatgas,  kejadian tersebut berawal dari pelintas batas dari Timor Leste yang akan melintas masuk ke Indonesia dalam rangka ritual adat Bakar Lilin atau Berdoa kepada Arwah dimakam keluarga atau kerabat mereka yang telah meninggal.

“Pada Rabu (13/11/2019), sebanyak 23 orang warga Timor Leste ketika tiba di Pos Aplal menyampaikan kepada Danpos Letda Inf Sumarlin Nasution), agar diberikan kemudahan memasuki wilayah Indonesia selama 3 hari,” ujarnya.

Lanjut Dansatgas, mengetahui ada warga negara tetangga yang mendatangi pos, Danpos bersama personel yang lain menyambut para pelintas batas tersebut di Pos Penjagaan. 

“Bahkan, satu jam sebelumnya, pihak UPF (Kepolisian Timor Leste) juga sudah menyampaikan kepada Satgas adanya keinginan warga mereka yang bermaksud berziarah ke makam leluhur di wilayah Indonesia,” jelasnya.

Ketika para pelintas batas ini tiba di pos tambahnya, Danpos pun dengan humanis menanyakan surat administrasi kelengkapan yang harus diperlihatkan.

“Hal seperti ini sudah menjadi Protap Satgas bagi para pelintas batas yang hendak berkunjung ke wilayah Indonesia,” ucapnya lagi.

Di tempat terpisah, Danpos Aplal, Letda Inf Sumarlin Nasution mengungkapkan, bagi setiap warga negara lain yang hendak berkunjung ke wilayah Indonesia harus melengkapi dokumen pelintas batas, seperti KTP, maksud dan tujuan, serta berapa lama kunjungannya.

“Jika dipastikan lengkap semua persyaratan, kami pun dengan senang hati memberikan ijin bagi mereka masuk ke wilayah NTT,” tuturnya.

Sementara itu, Makrius Colo (46), warga negara Timor Leste mengucapkan, terima kasih kepada TNI karena telah memfasilitasi mereka dalam kegiatan ziarah ke makam leluhur mereka.

“Semoga kebaikan yang diberikan TNI di wilayah perbatasan ini mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. 

Selesai melaksanakan ziarah di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, ke-23 warga negara Timor Leste tersebut kembali ke negaranya. (Dispenad)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »