Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Resmi, 21 Pengurus Dekranasda Kabupaten Madiun Dikukuhkan

by : On November 07, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Madiun – Sebanyak 21 pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Madiun periode 2018-2023 resmi dikukuhkan. Pengukuhan dilaksanakan pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Rabu (6/11/2019).
Acara dihadiri oleh ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, ketua Dekranasda Kabupaten Madiun Ny. Penta Ahmad Dawami, Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto beserta istri, segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun, serta para pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se-Kabupaten Madiun.

Pada acara tersebut tak kurang dari 30 stan hasil karya pengrajin kriya, makanan dan minuman serta galeri kabupaten dan perwakilan galeri kecamatan yang diwakili oleh Kecamatan Dagangan dengan produk unggulan seperti batik khas Kabupaten Madiun, kerajinan tangan, serta aneka makanan dan minuman ditampilkan dalam acara tersebut.


Suguhan pertunjukan seni Dongkrek khas Kabupaten Madiun, tari-tarian, senam Kampung Pesilat Indonesia dan fashion show Batik Kabupaten Madiun membuat acara semakin berwarna.
Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin mengaku kagum dengan para pengrajin UMKM di Kabupaten Madiun. Menurutnya, kekompakan dan sinergitas antar OPD dengan binaannya masing-masing sangat terjaga. Sehingga tidak ada persaingan yang tidak sehat atau saling menjatuhkan.
“Disini (Kabupaten Madiun) setiap dinas saling membina binaannya masing-masing dan tidak ada rasa saing-saingan, sinergitasnya luar biasa, bersaingnya begitu sehat, membinanya begitu sehat, membuat karyanya semakin kaya lagi karena yang membina juga semakin banyak,” terang Arumi.
Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak ini juga terkesan dengan wacana Pemkab Madiun yang akan membangun 15 galeri yang tersebar di setiap kecamatan sebagai wadah pengrajin atapun UMKM memamerkan hasil karyanya.
“Itu kan luar biasa, sepengalaman saya tidak semua sampai ke kecamatan-kecamatan,” ungkapnya.


Dia berharap ini salah satu yang jadi daya tarik wisata. Karena ini bisa membuat pengunjung yang ingin datang ke tempat yang banyak kerajinannya tidak perlu jauh-jauh.

“Mendekatkan turis dengan perajin dan membuka peluang untuk IKM menjadi lebih baik,” katanya.

Terkait kendala pemasaran, Arumi mengatakan bahwa Dekranasda Provinsi Jatim akan rutin melakukan sosialisasi, memfasilitasi pameran dan memanfaatkan digital marketing.

Dekranasda Provinsi Jatim setiap tahun menggelar pameran untuk memfasilitasi Kabupaten/Kota. Dengan mengkurasi atau memasang seluruh hasil karya satu daerah dalam satu stan pameran. Mempertahankan hak cipta atau hak kekayaan intelektual untuk menghindari klaim dari pihak lain serta indikasi geografis untuk menambah edit value sebuah produk.

“Memang pemasaran menjadi kendala, tapi saya pikir dengan strategi yang tepat bisa diatasi,” ujarnya.

Menurut Arumi, prioritas Jatim adalah produk tekstil, aksesoris, furniture, dan pernak-pernik. Sektor furniture merupakan produk dengan pangsa pasar yang paling besar. Dan saat ini, sudah proses MOU untuk 3 tahun kedepan masuk ke Eropa, khususnya Perancis.


“Kabupaten Madiun punya Jati. Potensinya gede banget lho, susah nyari Jati sekarang ini,” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutan tertulis Bupati Madiun yang dibacakan Wakil Bupati H. Hari Wuryanto, antara lain menyampaikan, selama ini Dekranasda Kabupaten Madiun mencapai kemajuan yang cukup berarti. Kemajuan tersebut dalam peningkatan ragam dan kualitas produk kerajinan.

“Semua ini tidak lepas dari peran Dekranasda. Dengan dilantiknya pengurus Dekranasda yang baru saja dikukuhkan ini, semoga dapat berperan aktif dan menjadi tanggung jawab moril untuk menciptakan kerajinan,” katanya.

Menurutnya lagi, perlu adanya sinergi antar Dekranasda dengan dinas/instansi terkait dalam merencanakan program jangka pendek serta jangka menengah yang strategis.

“Dengan rencana kerja yang baik ini, diharapkan dapat melaksanakan program-program tersebut secara konsisten dan terintegrasi untuk menghindari terjadinya tumpang tindih program. Sehingga menghasilkan kesamaan pandang tentang pentingnya koordinasi dan kebersamaan dalam kesiapan menghadapi tantangan pasar yang semakin komplek di masa digital 4.0,” ungkapnya.

Bupati juga berharap, seluruh pengurus Dekranasda dapat menyusun program-program binaan dan pengembangan perajin dan pelaku usaha industri kerajinan. Sehingga diharapkan para pengrajin mampu menyiapkan produk-produk kerajinan yang mempunyai daya saing dan kreatifitas tinggi (kwalitas ekspor).

“Kami mengajak seluruh pengurus Dekranasda Kabupaten Madiun bersama-sama bekerja untuk dapat membentuk para perajin dan pelaku usaha industri kerajinan yang handal dalam menciptakan produk-produk unggulan, yang dapat dibanggakan baik di dalam maupun di luar daerah,” tandasnya.(Ik/adv)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »