Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Kita Yang Butuh Syafaat

by : On November 01, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Oleh :Ust. AHMAD ZAHNI (KetuaTa’mir /imam Masjid Jami’ RiyadlulJannah, Ketua MUI Kec.Maospati, Penasehat PPWI, Pembina PWM)



Memasuki bulan Rabiul Awwa latau yang dikenal dengan bulan Maulud membawa nuansa alam fikir kita pada sirohnabawiyah jejak perjalanan Sang Nabi dan sudah sepantasnya suasana bulan kelahiran Rosululloh ini mampu membangkitkan ghiroh (semangat) mahabbah (kasihsayang) kita kepada Sayidina Muhammad SAW, yang sejatinya meski sepanjang zaman seluruh dunia tercurahkan maka tidak akan pernah cukup. Umat manusia telah menikmati risalah mina dzulumatiilanuur (dari kegelapan hingga datangnya cahaya keislaman), apalagi Baginda Nabi adalah kekasih Alloh SWT yang alladzinaturjasyafa’atuhu min zamanihiilayaumilakhir (pemberi syafaatvsejak di zaman ini hingga kiamat). Pertanyaannya, Apakah kita sudah benar-benar menyadari betapa pentingnya sebuah upaya mengorbankan segala sesuatu demi menunjukkan ungkapan kasihsayang, penghormatan serta istiqomah menjalankan sunnah-sunnahnya. Rosululloh kepada para sahabatnya (yang juga berlaku bagi seluruh umat manusia) :Man ahabbanifaqodah abbasunnati wama nahabba sunnatika anama’Ifiljannah (Siapapun yang mencintaiku maka dia termasuk menjalankan sunnah-sunnahku, dan siapapun yang menjalankan sunnah-sunnahku akan masuk ke surge bersamaku). Sekarang, dimanakah letak kita ? Sedangkan, untuk merayakan peringatan mauled nabi saja sudah mulai dipergunjingkan, ada gosokan dan gesekan serta dianggap sebagai kegiatan yang mubadzir. Saudaraku, ingatlah ketika Baginda Nabi menyampaikan pertanyaan kepada para sahabat di Masjid Nabawi :Ayyulkholqia’jabuilaikumimana (Siapakah yang imannya paling ajaib/menakjubkan ?), para sahabat yang berada di shaf belakang berusaha menjawab, bahwa yang imannya paling menakjubkan adalah para malaikat, sesaat Rosululloh menggelengkan kepala “Bukan, para malaikat adalah mahluk yang sangat taat dan dekat dengan Alloh, imannya tidak perlu diragukan lagi..”. Lalu, sahabat yang ada di shaf tengah memberikan jawaban bahwa yang imannya paling menakjubkan adalah para nabi dan rosul. Serta merta Baginda Nabi menggelengkan kepala seraya berkata “Bukan, para nabi dan rosul adalah insan-insan pilihan yang mendapat tugas dari Alloh, imannya tidak perlu diragukan..”. Selanjutnya para sahabat yang berada di shaf depan mengatakan : yang imannya paling menakjubkan adalah kami-kami sahabatmu ini yaa Nabiyulloh. Sembari tersenyum Baginda Nabi menyampaikan penjelasan “Kalian parasahabatku, sangat dekat denganku, apapun yang Aku lakukan maka kalian melaksanakannya juga.Sahabatku, imanmu tidak perlu diragukan..”. Kemudian Bagida Nabi meneruskan bersabda “Yang imannya paling menakjubkan adalah umat setelah Aku wafat, yang tidakpernah bertemu denganku, tidak pernah mendenga rsuaraku secara langsung, yang berabad-abad jaraknya denganku, namun mereka mencintaiku, menyayangiku, bersholawat kepadaku serta menjalankan sunnah-sunnahku”. Subhaanalloh, mengingatkankembali pada kita betapa besar kasih sayang Rosululloh pada umat manusia, bahkan disaat menjelang akhir hayat dengan menahan rasa sakit sakarotul maut yang luar biasa Baginda Nabi masih memikirkan umatnya “Wahaiizroil, timpakan saja semua rasa sakit sakarotul maut kepadaku jangan kepada umatku..”. Sebelum itu,Rosululloh masih sempat mengajukan hak-hak umatnya kelak, maka disampaikan oleh Malaika tJibril AS bahwa Semua pintu surge tidak akan dibuka sebelum umat Muhammad SAW sudah berada didalamnya. Saudaraku, masihkah kita setengah hati untuk merayakan Maulid Nabi demi mewujudkan mahabbah kita pada Yaa Sayyidi Yaa Rosululloh, Shollu ‘alaih.

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »