Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Cukupi Irigasi Persawahan, Pemkab Madiun Bakal Bangun 19 Embung

by : On November 05, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Pewarta, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun akan membangun 19 embung demi mencukupi kebutuhan petani terhadap air untuk keperluan irigasi persawahan.

Embung-embung tersebut akan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Madiun dan diharapkan bisa terwujud dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Madiun, Hari Wuryanto di hadapan para petani Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun saat Panen Raya Padi, yang juga dihadiri plt. Kepala Dinas Pertanian, Kapolsek Jiwan AKP Indo Jatmiko, perwakilan Dandim 0803, Danramil, Camat Jiwan Widodo, serta pihak rekanan, Senin (4/11/2019).

"Karena kita memang butuh itu (embung). Harus ada penampung air untuk kebutuhan di musim kemarau seperti ini. Karena pada musim hujan air melimpah, bahkan banjir," ungkap Mas Hari, sapaan akrabnya.

Mas Hari menambahkan, saat ini proses pembuatan embung sudah dilaksanakan. Rencananya, tahun depan sudah ada dua buah embung yang siap digunakan.

"Ini sudah kita mulai, In Syaa Allah tahun depan sudah ada 2 embung yang ada di Balerejo dan Wates. Berikutnya akan tambah lagi. Kita pokoknya terus akan bangun embung-embung supaya kebutuhan tentang air tidak menjadi masalah bagi petani," ujarnya.

Selain embung sebagai penampung air, pemerintah juga akan mengaktifkan kembali saluran irigasi yang dulu dinonaktifkan. Lalu, dilakukan penyekatan yang bertujuan supaya pada musim kemarau tidak kehabisan air.

"Kita sudah lakukan penelitian. Memang harus ada beberapa pengendapan. Saluran air yang dulu dimatikan akan dihidupkan kembali kemudian akan disekat-sekat supaya pada saat musim penghujan ada pengendapan air sehingga pada saat air diambil pada musim kemarau tidak akan mudah habis karena masih ada air terkandung di dalam tanah," bebernya.

Menurut Wabup, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas Pemkab Madiun dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Karena itu, berbagai hal dilakukan demi terwujudnya peningkatan produksi pertanian, terutama padi.

Pemkab Madiun berkomitmen untuk mensukseskan visi misi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan produksi pertanian. Karena mayoritas masyarakat Kabupaten Madiun adalah petani.

"Semua kita lakukan termasuk kerjasama dengan pihak lain. Karena mereka akan berinvestasi di Kabupaten Madiun dan menampung hasil produksi serta menyerap tenaga kerja," ungkapnya.

Wabup berharap kerjasama dengan investor berjalan saling menguntungkan terutama bagi masyarakat. Dengan investasi yang akan dilakukan di Kabupaten Madiun, maka permasalahan pengangguran akan teratasi karena investor diwajibkan mengambil tenaga kerja asli warga Kabupaten Madiun. Selain itu, hasil produksi petani juga akan ditampung semuanya.

"Mudah-mudahan ini tidak hanya mimpi tapi realitas. Kita juga tetap akan melakukan kontrol. Kalau mereka tidak menggunakan tenaga kerja kita, ya otomatis kita stop ijin mereka, kan ijin yang mengeluarkan kita," ujarnya. (ant/red)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »