Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Yonif R 301 Serahkan Ribuan Miras Ke Bea Cukai Nanga Badau

by : On Oktober 23, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

JAKARTA, - Ribuan Minuman Keras (Miras) berbagai merk hasil sweeping Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang, diserahkan kepada Bea Cukai Nanga Badau. 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 301/Pks, Letkol Inf Andi Hasbullah, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (23/10/2019).

Diungkapkan Dansatgas, selain miras, turut juga diserahkan beberapa karung pakaian bekas (Lelong) kepada pihak Bea Cukai.

"Barang-barang tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan Satgas Pamtas di wilayah perbatasan RI-Malaysia," ujarnya.

Barang bukti ini lanjut Hasbullah, diserahkan oleh Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, yang dipimpin Lettu Inf Wawan, dan diterima Freddy P. Sihotang Plt. Kasubsi Penyidik Bea Cukai Nanga Badau, pada Selasa (22/10/2019).


"Ribuan minuman keras berbagai merk seperti King Way, Snow Beer, Brendy Liquer, Lemon Gin, Benson serta pakaian bekas ini merupakan hasil operasi pemeriksaan terhadap pelintas batas tradisional yang melewati jalan tidak resmi di wilayah perbatasan," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, salah satu tugas Satgas Pamtas di wilayah perbatasan mencegah masuknya barang-barang ilegal ke wilayah NKRI. Satgas Pamtas akan selalu berkoordinasi terus dengan instansi terkait, guna memperkecil penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan, dengan memperketat serta sweeping di jalan perbatasan," terangnya.

Di tempat terpisah, Plt. Kasubsi Penyidik Bea Cukai Nanga Badau, Freddy P. Sihotang mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Satgas Pamtas sangat berkontribusi membantu tugas pokok Bea Cukai dalam upaya mencegah masuk dan menyebarnya minuman keras serta barang ilegal lainnya ke wilayah Indonesia.

"Sinergitas seperti ini sungguh dibutuhkan dalam mencegah tindak kriminal, lebih khusus barang ilegal di wilayah perbatasan," harapnya.

Dikatakan juga, miras tidak hanya berdampak kepada perorangan tetapi juga dalam kehidupan sosial, serta salah satu penyebab terjadinya tindak kejahatan.

"Kami sungguh terbantu dengan kegiatan yang dilakukan Satgas, salah satunya terhadap peredaran barang ilegal di wilayah perbatasan, sehingga mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan," tuturnya.

"Terima kasih atas kerja sama yang dilakukan oleh Satgas Pamtas dalam mencegah peredaran barang ilegal yang masuk ke Indonesia,” pungkasnya. (Dispenad)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »