Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Selundupkan Senpi, TKI Asal Jateng Diamankan Polisi

by : On Oktober 22, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Surabaya , pewartamadiun.net  -Senang menemukan senjata api saat kerja menjadi TKI di Taiwan berbuah urusan dengan polisi

Berawal dari penemuan senjata api jenis pistol model GunPB-195 kaliber 9X19 mm buatan pabrikan oleh bea cukai yang dikirim lewat jasa express dilaporkan ke Polres Tanjung  Perak.

Hal ini diungkap saat Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penyelundupan senjata api (Senpi), Selasa sore, (22 /10/ 2019)

Dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K, Msi yang didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir, S.I.K, Msi. Saat itu juga dihadirkan pelaku berinisial Waluyo (42) warga Purworejo, Jawa Tengah yang menjadi pemilik senpi ilegal.

“Waktu di Taiwan, pelaku bekerja di sebuah perusahaan daur ulang sampah. Dia tinggal di sebuah apartemen disana,” ujar Kapolres.

Dia lalu membawa pistol tanpa magazine tersebut pulang ke rumah dan sempat meminta ijin kepada majikannya untuk menyimpan barang tersebut. Sampai akhirnya kontrak kerja habis dan pelaku kembali ke Indonesia, dia membawa senpi tersebut.

Dia kemudian mengirim pistol tersebut bersama beberapa barang elektronik yang dibawa dari Taiwan menggunakan paket ekspedisi antar negara.

“berdasar alamat pengiriman kami lakukan penyelidikan akhirnya kami berhasil mengamankan pelaku atau pemilik senpi ilegal tersebut,” terang Kapolres.

Pelaku ditangkap saat berada di rumah kekasihnya di Blitar, Jawa Timur. Dia kemudian dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani penahanan dan penyidikan.

Menurut pengakuan Waluyo, saat ditangkap, dirinya sedang mempersiapkan rencana pernikahan dengan pacarnya.

Atas perbuatannya, Waluyo kini dijerat pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api.(Eks)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »