Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Tim Kejagung Turun Gunung, Lakukan Penyegelan Alat Pertanian Gapoktan Ponorogo

by : On September 26, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ponorogo, Pewarta - Satuan khusus tim pelacakan aset dan pengelola barang bukti Kejaksaan Agung (Kejagung) datang ke Ponorogo. Hal ini menandakan dugaan kuat adanya penyimpangan pengadaan alat mesin pertanian.

Tim dari Kejagung langsung menuju beberapa lokasi penerima mesin alat pertanian tersebut, yakni  di Desa Tegalsari dan Josari, Kecamatan Jetis, Rabu (25/09/2019).

Tidak hanya memintai keterangan penerima bantuan, namun tim yang berjumlah 7 orang tersebut juga melakukan penyegelan terhadap mesin alat pertanian untuk selanjutnya akan disita sebagai barang bukti.

Abdul Majid, salah satu anggota kelompok tani Desa Tegalsari,  mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya bantuan alat pertanian tersebut.

"Saya sendiri tidak mengetahui dari mana asal bantuan mesin pertanian tersebut. Setahu saya itu dari Dinas Pertanian Ponorogo karena saat pengambilannya di sana," kata Abdul Majid kepada awak media.

Pihaknya juga mengungkapkan, bantuan alat pertanian ini pun tidak sesuai dengan harapan petani. Bahkan alat tersebut sudah mangkrak selama 2 tahun terakhir.

"Yang jelas bantuan ini tidak seperti yang kami harapkan, mesin ini dalam penggunaannya juga tidak maksimal karena jarak tanam terlalu dekat. Dan saat ini kondisinya mangkrak, 2 tahun tidak dipakai," tandasnya.

Diketahui, bantuan sejumlah mesin alat pertanian yang disegel tim Kejagung ini tersebar di seluruh Ponorogo dan merupakan bantuan tahun 2015 lalu. (ns)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »