Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Dalang Adakan Tepang Wayang : Upaya Melestarikan Seni Way

by : On September 09, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

 Dalang wanita pertama Nyi Dwi Puspita Ningrum melakukan tepang wayang di Purworejo pada Senin 9/9/2019
Purworejo- Dalang Wanita Nyi Dwi Puspita Ningrum ingin mengenalkan wayang kulit kepada generasi muda sehingga bisa mengapresiasi dan mencintai budaya sendiri. Pagelaran oleh  Nyi Puspita ini dilakukan dengan program Tepang Wayang di Purworejo pada Senin, 9/9.

"Program Tepang Wayang ini bekerjasama dengan beberapa sekolah di wilayah  Purworejo yang mempunyai program ekstra kurikuler karawitan serta beberapa sanggar karawitan yang ada," katanya.  

Metode yang digunakan oleh dalang perempuan ini dengan cara mengenalkan tokoh- tokoh wayang pada para siswa- siswi dengan diselingi beberapa tembang Jawa.

Kuis seputar pewayangan juga dilakukan sebagai wujud apresiasi kepada para siswa- siswi atau masyarakat yang mengikuti dan disediakan hadiah buat peserta yang bisa menjawab pada program pertama yang  dilaksanakan di SMAN 7 Purworejo ini.

Program Tepang Wayang ini diminati 25 sekolah (PAUD hingga SMU/ SMK) dan komunitas sanggar yang nantinya akan dikunjungi. Nyi Puspita berusaha semaksimal mungkin mengenalkan wayang pada generasi muda supaya wayang dan kesenian Jawa tetap lestari.

"Kita berusaha mengenalkan wayang semaksimal mungkin.  Walaupun wayang adalah ilmu susah akan tetapi Dwi Puspita Ningrum dalang perempuan asal Bruno Purworejo ini sangat tertarik untuk mempelajarinya karena  cerita wayang itu sendiri didalamnya berisi tuntunan, tidak hanya sebagai tontonan saja serta ada ajaran keteladanan dari masing masing tokoh wayang tersebut dan dari setiap  pagelaran wayang kulit itu banyak sekali unsur seni baik dari seni musik, seni rupa, seni sastra, gamelan (seni musik) dan lainnya," lanjutnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo sangat mengapresiasi dan mendukung dengan adanya program Tepang Wayang yang di adakan oleh Nyi Puspita.

"Kita mengapresiasi dan mendukung dengan adanya program Tepang Wayang yang di adakan oleh Nyi Puspita, dalang perempuan dan salah satu kebanggaan buat Purworejo karena mempunyai dalang perempuan dari generasi muda yang sudah  banyak prestasinya.   Kebetulan waktu kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ke Purworejo, dari Kabupaten Purworejo  menampilkan sesuatu yang beda, salah satunya pertunjukan wayang dengan dalang perempuan," katanya.

Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mengembangkan secara keseluruhan seni budaya  wayang tradisional dengan para dalangnya serta seni budaya yang lainnya.

"Purworejo itu kaya seni budaya dan sangat berpotensi menjadi salah satu pendukung promosi kemajuan Kabupaten Purworejo karena seni budaya  itu tidak mengenal batas maka dengan  mengangkat seni budaya, tidak menutup kemungkinan potensi yang lainpun akan ikut dipromosikan," lanjutnya.

Agung berharap pariwisata Purworejo akan menjadi salah satu sektor  utama wisata bisa masuk darimanapun, kapanpun dan tidak membatasi siapapun untuk bisa berwisata.


"Harapan dari semua potensi wisata yang ada dan semua event yang sudah dan yang akan dilaksanakan  di Purworejo sekaligus untuk menyongsong Romansa Purworejo 2020 supaya lebih dikenal agar bisa  mensejahterakan masyarakatnya," pungkasnya. (rep evie)

-.-.-.
Keterangan foto: Dalang wanita pertama Nyi Dwi Puspita Ningrum melakukan tepang wayang di Purworejo pada Senin 9/9/2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »