Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Study Desa Pojoksari Menuju Desa Mandiri

by : On Agustus 10, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Magetan, Pewarta - Guna meningkatkan pengetahuan tata kelola Desa untuk menuju Desa Mandiri, Pemerintah Desa Pojoksari Kacamatan Sukomoro Kabupaten  Magetan Menggelar Study Desa di Desa Ponggok Kacamatan Polanharjo Kabupaten Klaten  Jawa Tengah, Kamis 8 Agustus 2019

Study Desa dengan melibatkan seluruh unsure perangkat Desa, BPD, LPM, Bumdes, Pokdarwis dan karang Taruna dipimpin Kepala Desa Pojoksari  Edy Mulyono yang disambut baik Kepala Desa Ponggok beserta jajaranya.

Pada Study ini dipaparkan tentang Tata kelola desa, Manejemen Bumdes, Pengelolaan dan pengembangan unit usaha yang dipaparkan Direktur BUMDes Tirta Mandiri  Joko Winarno, S.Pt dan Kepala desa Ponggok H . Junaedhi Mulyono, SH. Serta sesi tanya jawab

Kepala Desa Pojoksari mengatakan Pengalaman melihat aktivitas di desa lain memberikan efek psikologi yang sangat positif bagi peserta studi banding karena ketika melihat desa lain bisa melakukan hal yang jauh lebih maju mereka menjadi yakin mereka juga mampu melakukannya. Keyakinan itu langsung muncul karena tidak ada hambatan emosional. Suasana emosional ini berbeda dengan situasi ketika mereka hanya berkutat di lingkungan desa mereka atau desa tetangga saja.

 “ Faktor belum kenal sebelumnya dengan orang-orang di desa yang kita kunjungi membuat peserta studi banding bisa menyerap dengan baik beragam informasi untuk dipraktikkan di desa sendiri” tuturnya

 Edy berharap, dengan Study desa  ini  tiap peserta dapat membawa satu inavasi yang menimbulkan inspirasi – inspirasi yang dapat diadopsi untuk diterapkan di Pojoksari  sehingga Pojoksari mampu menjadi desa yang mandiri”pungkasnya(st)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »