Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Pacitan : Ratusan Penguna Air PDAM Telat Membayar Setiap Bulannya

by : On Agustus 26, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Agus Suseno.Direktur PDAM Kab.Pacitan.

Pacitan, Pewartamadiun - Tidak semua pelangan atau penguna  jasa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), di Wilayah Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur taat dalam pembayaaran, ada ratusan penguna yang telat dalam pembayaran.

Seperti yang disampaikan direktur PDAM Kabupaten Pacitan Agus Suseno, pihaknya membenarkan kejadian tersebut.

"benar mas, Memang hal seperti itu setiap bulan terjadi yang katanya penunggakan." ungkap Agus Suseno di ruang dinasnya. Senin. (26/8/19).

Lebih lanjut Agus menyampaikan pihaknya terus menindaklanjuti dengan mendatangi dor to dor kerumah konsumen.

" hal-hal seperti itu hal yang wajar artinya bagaimanapun juga itu kita tindaklanjuti dengan, dor to dor, kerumah-rumah, kita mengadakan penagihan-penagihan, bagaimanapun juga kita memang yang harus jemput bola"imbuhnya.

Saat dikonfirmasi terkait yang melatar belakangi kejadian tersebut ia menjelaskan banyak hal diantaranya. "alasannya macam-macam, ada yang lupa, ada dua bulan baru mau bayar, ada yang memang pada waktu itu belum punya buat membayar."jelasnya.

Dengan kejadian tersebut pihaknya mengharapkan kepada pelanggan PDAM agar memenuhi hak dan kewajibannya, pasalnya untuk keberlangsungan PDAM kedepan.

"Harapannya kami sebagai pimpinan yang ada disini kaitannya sebagai melayani masyarakat itukan antara hak dan kewajiban bisa berjalan, karena bagaimanapun juga ketersinambungan PDAM itu tidak terlepas dari pada peran masyarakat disiplin untuk membayar rekening air."harapnya.(Rojihan)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »