Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Inginkan Ganti Kasun, Puluhan Warga Dusun Bulu Desa Ngile Datangi Kantor DPRD Pacitan.

by : On Agustus 06, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pacitan, pewartamadiun.net - Puluhan masyarakat Dusun Bulu, Desa Ngile, Kecamatan Tulakan, didampingi  Badrul Amali S.H, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Cinta Keadilan Semesta (CKS) Bersama Tim, datangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.

Kedatangan kali ini tak lain mengadukan Kepada Dewan terkait permasalahan yang terjadi selama ini yakni, Kepala Dusun(Kadus) Bulu (Jarno), yang dianggap selama 9 tahun terahir sudah tidak susai dengan peraturan daerah No 71 2017, serta tak memperdulikan masyarakatnya. setelah minggu lalu berkonsultasi LBH CKS.

Seperti yang disampaikan Badrul Amali S.H Direktur LBH CKS Usai mendampingi warga masyarakat dusun bulu bahwa " hari ini kita lakukan hearing ini, ingin menyampaikan kepada dewan perwakilan rakyat, karena apa yang sudah dilakukan oleh temen-temen masyarakat baik itu dirapat dusun, rapat desa, bahkan kecamatan ini tidak mendapatkan hasil" ungkapnya.

Lanjut Badrul menyampaiakan keinginan masyarakat tersebut ialah agar Kepala Dusun Bulu mengundurkan diri pasalnya dinilai sudah tidak dikehendaki lagi oleh warganya.

"Sederhana keinginan temen-temen ini sudah tidak pas lagi secara morel, ini mengundurkan diri itu saja"imbuhnya.

Selain itu isi dalam hearing kurang lebih 2 Jam tersebut, juga terkait pengangkatan kembali Kadus bulu yang masa tugasnya selesai, dan sebetulnya masyarakat, menginginkan adanya pergantian serta ada dugaan jual beli jabatan dalam proses tersebut.

"Bola kita sudah lempar kepada Dewan dan Pemerintah Daerah untuk membuktikan apakah isu itu betul-betul terjadi atau tidak, bahwa diterbitkannya SK itu ada isu menghabiskan uang Rp.13.500.000, saya kembalikan tim dan dewan yang mengawal"jelasnya.

Usai menyampaikan keluhan serta tanggapan dari Komisi 1 serta Kabang Pemerintahan Kab. Pacitan dan menghasilkan sebuah rekomendasi sebagai tindak lanjut penyelesaian permasalahan diatas, warga masyarakat Dusun Bulu meninggalkan ruangan. Selasa. (6/8/19).

Disisilain Ronny Wahyono saat ditemui Pewartamadiunt usai pimpin jalannya persidangan pihaknya menyampaikan bahwa isi rekomendasi tersebut yakni " Pemerintah Daerah agar mengecek kebenaran laporan masyarakat ini di wilayah, dan juga mengecek bagaimana tupoksi bapak kepada dusun bulu, juga kami merekomendasikan agar Forkopimca, LBH CKS, juga tetap mengawal Forum Bulu Bersatu, juga agar Komisi 1 mengawal Proses ini dan melaporkan kepada pimpinan DPRD, dan agar bupati menyelesaikan permasalahan ini paling lambat 31 agustus 2019."terangnya.

Sementara Putatmo Sukandar Kabag Pemerintahan Kab.Pacitan menaggapi hal demikian pihaknya akan menyampaikan Kepada Bupati Indartato hasil Hearing dan menunggu perintah darinya atas rekomendasi Ketua DPRD Pacitan.

"Nanti tentu ada surat dari bupati didisposisikan kepada kita agar turun, nah kita akan cek and ricek kelapangan"katanya.

Menaggapi hal demikian Badrul Amali S.H mengharapkan dalam proses selama dilapangan agar tidak ada permainan dan dilakukan secara serius oleh pihak pemerintah, atau tim yang turun, bahkan ia mengatakan jika sebelum tanggal 31 agustus mendatang ditemukan oknum yang bermain didalam proses investigasi masalah ia mengancam akan mengelar demo.

"Kita menunggu sampai tanggal 31 bagaimana hasilnya, namun yang kami harapkan tidak ada dusta diantara kami,masyarakat dengan tim yang diturunkan, jikalau sebelum tanggal 31 ditemukan ada yang bermain dalam proses ini maka kami akan adakan langkah-langkah salah satunya memimpin demo masyarakat dusun bulu, ditingkat kecamatan maupun kabupaten."tegasnya.(Rojihan)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »