Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Grand Opening Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat di Kota Madiun

by : On Agustus 14, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Danrem 081/Dsj saat memukul kentongan membuka pentas seni Budaya dan asar rakyat, Rabu 14/8)


  
Madiun – Dengan ditandai pemukulan kentongan, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. secara resmi membuka Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat yang diselenggarakan di Asrama Bosbow, Jl. Diponegoro Kota Madiun,  Jawa Timur, Rabu (14/8/19).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ke-74 RI itu, juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Madiun, Wakil Walikota Madiun, Dandim dan Dansatdisjan jajaran Korem 081/DSJ.

Danrem 081/DSJ mengajak seluruh lapisan masyarakat dan khususnya para pemimpin di Kota Madiun untuk kembali mencintai dan melestarikan seni budaya dan nilai-nilai tradisional untuk dapatnya diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, seni budaya tidak untuk diperebutkan, dipertentangkan, bahkan semata-mata dikomersilkan.


"Untuk itulah, melalui kegiatan ini, saya ingin membawa pesan moral dengan motto yaitu Its Time To Create Cultural Arts Guided By Traditional Values (saatnya berkreasi seni budaya dengan mempedomani nilai tradisional)," terangnya.

Danrem berharap, Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat itu akan mampu melibatkan dan memotivasi berbagai pelaku seni dan budaya yang peduli terhadap Kota Madiun.

Ia mengungkapkan, Pasar Rakyat akan digelar mulai tanggal 14 s.d. 20 Agustus 2019. Selain itu juga akan diresmikan Army Galeri Batik Mataraman pada tanggal 20 Agustus 2019 oleh Ibu Pangdam V/Brawijaya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Army Galeri Batik Mataraman bukan tanpa alasan. Karena hal itu untuk lebih menarik para wisatawan terhadap sejarah peninggalan Belanda dan kerajinan batik yang merupakan peninggalan nenek moyang bangsa kita yang ada di wilayah jajaran Korem 081/DSJ, mulai dari Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Nganjuk.

"Dengan adanya itu semua, diharapkan ke depan nilai-nilai budaya bangsa kita jangan sampai luntur, walaupun diterpa perubahan zaman. Karena batik merupakan warisan budaya bangsa yang tidak boleh dilupakan dan perlu dilestarikan dengan baik," pungkasnya.(arw/st)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »