Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Dua Wartawan Diancam Akan Dibunuh Oleh Oknum Anggota Gudang Karet Mandala

by : On Agustus 07, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pelalawan, pewartamadiun.net - Dua wartawan di ancam oleh Oknum Karyawan Gudang karet Mandala yang tenar di sebutan Walet Puti yang berada di Simpang pancing RT.04/09 Kelurahan Sorek satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Rabu 07/08/19 saat Mendapat Keterangan dari Masyarakat Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan yang sudah lama Terjadi  di tengah tengah Kampung Simpang Pancing RT.04/09 Kelurahan Sorek satu Kecamatan Pangkalan Kuras, media pun mendatangi Gudang tersebut untuk konfirmasi serta membuktikan kebenaran informasi yang dimaksud.

Sesampainya dikantor Mandala media pun memperkenalkan diri serta menunjuk kan identitas diri.namun sangat disayangkan setelah media mengkonfirmasi terkait limbah karet yang mengganggu warga sekitar, karyawan Gudang mandala langsung marah dan meninju meja dan berkata "Maksud kalian apa Siapa Masyarakatnya?"
Lalu tiba tiba diantara karyawan gudang  ada yang Mengejar dan mengeroyok Wartawan Riausindo.com  sambil Berkata "Mau kumatikan kalian !!! ku matikan kalian!!! kumatikan kalian !!!" Ancam nya.

Setelah melihat Rekan nya dikeroyok, Aprianto  mencoba melerai dan menghentikan pengeroyokan tersebut, namun akhirnya Aprianto menjadi bulan bulanan anggota mandala, Aprianto pun dicekik hingga hampir tak bernapas dan memar bagian dada dan leher.

Keluar dari Gudang Mandala kedua mediapun melaporkan nya ke Polsek pangkalan Kuras.setelah diambil hasil visum di puskesmas pangkalan kuras  penyidik langsung menerima laporan kedua Wartawan dan membuat laporan nya. Hingga saat ini media masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. Media berharap polisi segera menangkap  karyawan yang melakukan pengeroyokan  dan penganiaan tersebut. Tutupnya (Nto)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »