Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Kajari Magetan berharap, Pers Menjadi Mata, Telinga Penegakan Hukum

by : On Juli 08, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Magetan, Pewarta - Kepala Kejaksaan Negeri Magetan( Kajari ) didampingi  Kasi Intel menerima kunjungan Wartawan Pewarta di kantor, Senin (08/07/2019).

Kepada Kajari, wartawan Pewarta  menyampaikan bahwa selama ini hubungan kemitraan yang terjalin antara Pers di Magetan dengan Kejaksaan Negeri sudah berjalan dengan baik. Maka bila ada persoalan yang menyangkut aktifitas Pers hendaknya bicarakan bagaimana baiknya.dan pihak kajari bisa berikan arahan juga wawasan bagi insan pers magetan" papar wartawan

Kepala Kajari Magetan, Atang Pujianto. SH.MH yang didampingi Kasi Inteljen, mengapresiasi kunjungan tersebut.

“Terimakasih sudah dikunjungi. Semakin banyak silaturrahmi dan teman maka semakin baik. Kebetulan di berbagai tempat saya bertugas selalu dekat. Terus terang, mata dan telinga kami cuma satu dan punya keterbatasan,” ungkap Kajari

Dia berharap Pers jadi mata dan telinga kajari dalam penegakan hukum dan non penegakan hukum. Tanpa rekan media (wartawan) tidak mungkin suatu daerah bisa dikenal wilayah lain. Wujudkan kebersamaan, kekompakan, dan keharmonisan bersama" ujar Atang

Lebih lanjut Atang  berpesan,  kenali hukuman dan jauhi hukuman. Ini sebuah moto Kajari. Bahwa hukuman tidak mengenal ketidaktahuan, oleh itu masyarakat dinas dan kepala desa, gemarlah membaca aturan tentang hukum, agar tidak terjerat hukum." Pungkasnya.(mar)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »