Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Identitas Mayat Mr.X Yang Ditemukan di Jurang Cemorosewu Terungkap

by : On Juli 16, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Magetan, Pewarta -Identitas mayatyang ditemukan di jurang Cemorosewu pada Jum’at (12/7/2019, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur akhirnya terungkap.

Mayat pria mr.x  tersebut  ternyata mahasiswa Yogyakarta Korban diketahui bernama Joao Bosko (21) yang jadi korban penculikan. Hal ini diungkapkan Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai.

"Sudah teridentifikasi setelah kita melakukan koordinasi dengan Polda DIY. Korban adalah mahasiswa di Yogyakarta," ujar Riffai.

Penemuan identitas mayat berawal dari upaya Kepolisian Resor Magetan yang menyebarluaskan ciri-ciri korban.

Polda DIY yang menerima laporan adanya kasus penculikan mahasiswa dari Timor Leste lalu mengecek ciri-ciri korban yang ternyata identik dengan jasad tersebut.

"Respons dari Polda DIY di sana ada kasus penculikan. Polda DIY kemudian bekerja sama dengan kita dan korban identik dengan korban laporan penculikan," terang Riffai.

Sebelumnya, mayat pria tersebut sudah dalam kondisi sulit dikenali. Mayat laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh  Joni saat mengantar istrinya berjualan di warung sekitar TKP

"Awalnya saya mencium bau busuk, lalu aku  encari sumber bau tersebut dan menemukan mayat yang sudah membusuk” ungkap Joni Jum’at (12/7)

Setelah menemukan mayat itu, Joni melapor ke pos pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu di Cemorosewu lalu dilanjutkan ke Polsek Plaosan dan BPBD Kabupaten Magetan.

Joni menyebut, selain laki-laki, ciri-ciri mayat lainnya adalah mengenakan celana pendek dan kaus hitam.



SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »