Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Helikopter Milik TNI AD Jatuh, Ajenrem 081 Gelar do'a Bersama

by : On Juli 03, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Madiun, Pewarta  – Pencarian helikopter milik TNI AD yang hilang di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, terus dilakukan. Pada hari ke lima, tim gabungan belum menemukan keberadaan pesawat itu.

Terkait itu anggota Ajenrem 081 menggelar do'a bersama, bertempat di mushola Ajenrem 081 jl. Dr. Sutomo no. 1 Madiun Jatim pada hari Rabu(3/7/2019 di pimpin langsung Waka Ajenrem 081 Kapten Caj Agus Purwanto. Kaajenrem 081 Madiun

Mayor Caj Suhartono mengatakan kegiatan do'a bersama dipimpin Waka Ajenrem 081 Kapten Caj Agus Purwanto bersama anggota itu untuk mendo'akan agar proses pencarian helikopter yang jatuh cepat di temukan” ungkapnya

“Tentunya kita berharap yang terbaik atas musibah yang terjadi ini dan berharap seluruh kru dan anggota TNI yang turut menjadi penumpang dapat selamat semuanya” tuturnya.

Walaupun Medan disana sangat sulit,lanjutnya, tapi kita optimis tim pencari yang telah di terjunkan dapat melaksanakan tugas dengan baik, untuk mencari lokasi jatuhnya Helly dan menemukan para kru dan penumpangnya”  jelasnya.

Seperti diketahui, helikopter milik TNI AD hilang kontak setelah 5 menit terbang dari bandara Oksibil, Papua. Helly terbang menuju bandara Sentani Jayapura.

Helly tersebut bertolak pada pukul 11.44 WIT, Jum'at 28 Juni 2019. Seharusnya, helikopter mendarat di Sentani pukul 13.11 WIT Jum'at 28 Juni 2019. Helikopter yang hilang kontak mengangkut 12 orang, terdiri dari atas 7 orong kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi. (st/wrsno)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »