Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Danrem 081/DSJ : Pendekar Harus Mampu Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan

by : On Juli 26, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI


Madiun, Pewarta - Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. menghadiri Upacara Pembukaan Festival Seni Pencak Silat Nusantara Tahun 2019, bertempat di Alun-Alun Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (25/7/19) malam.

Festival yang dimeriahkan dengan aksi demonstrasi dari ribuan pendekar yang berasal dari berbagai perguruan pencak silat yang berada di Kota Madiun, diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ke-101 Kota Madiun.


Walikota Madiun Maidi yang membuka langsung event tahunan tersebut dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan seni silat di Kota Madiun semakin dikenal masyarakat luas. 

Karena menurutnya silat merupakan warisan budaya kekayaan bangsa Indonesia yang harus dipelihara dan dilestarikan bersama.

"Melalui kegiatan ini pula, saya juga berharap akan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat dari Kota Madiun, sehingga nantinya akan mampu berprestasi pada berbagai kejuaraan pencak silat, baik tingkat lokal, regional, maupun nasional," terangnya.


Sementara itu, Danrem yang tampak memberikan apresiasinya menyampaikan, bahwa melalui kegiatan tersebut diharapkan akan dapat menghapus image pendekar dan pesilat di Kota Madiun dan sekitarnya yang rawan menimbulkan konflik sosial, tetapi justru sebagai bagian dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan.

"Karena saya sangat yakin, bahwa para pendekar yang berasal dari berbagai perguruan pencak silat, pada dasarnya mereka semua telah dibekali dengan berbagai ilmu yang mulia, yang nantinya akan sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," urainya.

Turut hadir pula dalam festival tersebut Pangdivif 2 Mayjen TNI Tri Yuniarto S.A.P., M.S.I., M.Tr (Han), serta segenap unsur Forkopimda Kota Madiun.(arw)


SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »