Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Sehari Digelar Festival Kampoeng Pamelo, Puluhan Ribu Pamelo Ludes Terjual

by : On Juni 09, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Magetan, Pewarta - Ribuan orang yang berasal dari berbagai wilayah Magetan langsung menyerbu kantor Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan begitu stan jeruk Pamelo dibuka pada  (8/6/2019) pagi.

Saking membludaknya massa, dalam sehari lebih dari 20 ribu buah jeruk Pamelo hasil panen petani Desa Pojoksari disediakan panitia sudah ludes. Bahkan, panitia sampai kewalahan memenuhi permintaan pengunjung.
Kades Pojoksari saat menerima potongan tumpeng dari sesepuh desa

Kepala Desa (Kades) Pojoksari Edy Mulyono mengatakan acara bertajuk Festival Kampoeng Pamelo ini murni digelar Pemdes Pojoksari. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pengembangan Pojoksari menjadi kawasan potensi jeruk Pamelo.

Pun, melalui event ini Pemdes Pojoksari ingin mendongkrak harga jeruk Pamelo yang sempat turun akibat permainan tengkulak.
Kades Pojoksari Edy Mulyono saat memberikan sambutan

"Dulu harganya maksimal Rp 4 000 ribu per buah, sekarang laku Rp 7 500 per buah. Bahkan hinggap pukul 16,00 wib   sudah 20 ribu lebih jeruk terjual, ini melampaui target. Jadi, UMKM berkembang dan uang berputar di Pojoksari. Kami optimis acara ini bisa mengembalikan pamor jeruk Pamelo Pojoksari yang sempat redup," ujar Kades.
Forkopimca Sukomoro

Festival ini menjadi solusi pemasaran jeruk Pamelo yang luar biasa. Potensi perputaran uang sangat besar karena seluruh lini terlibat. Mulai dari Pemdes, BUMDes, UMKM, dan segenap masyarakat


Kades berharap potensi jeruk Pamelo di Desa Pojoksari yang sudah menembus pasar luar Magetan seperti Bandung, Semarang dan Bali kedepa bisa terus dikembangkan. Sehingga petani jeruk Pamelo bisa berjaya kembali .

Festival Kampoeng Pamelo tersebut juga dikemas dengan beberapa kegiatan lainya yakni kreasi mewarnai untuk anak-anak, pada malam harinya digelar Musik Angklung Cerahe dari Jogya, pesta kembang api dan lampion dan juga dilaksanakan tasyakuran panen raya Pamelo desa Pojoksari

“Selain festival tersebut juga dilaksanakan kreasi mewarnai untuk anak-anak, malamnya pagelan musik angglung Cerahe dari Jogya,pesta kembang api dan lampion serta tasyakuran panenraya Pamelo desa Pojoksari”  tukas kades

Kades menambahkan Tasyakuran ini merupakan bentuk syukur warga Pojoksari terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas karunia rejeki yang melimpah” tutup kades 


Dalam acara tersebut hadir Forkopimca Sukomoro, tokoh masyarakat serta ribuan pengujung.(st)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »