Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Penasehat : Wilson Lalengke, S.Pd.,M.Sc., MA

Dirut : Iswahyudi

Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH, Nasiri, SH., MH, Ady Prayitno SH. M,kn.Musliadi SH.MH., Kiki Mintoroso SH.MH.

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH, Ahmad Zahni
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ika Agustina
Tim Liputan :

Magetan : Ika, Satria Madiun : Ika Saris P Maryono, BormantoPonorogo : Nano Sujarno, Pacitan: Septian Dwi Cahyo, Rojihan, Ngawi : Ika Bormanto, Heritno S, Kediri raya : Ichwan Effendi, Sragen : Yanto, Agung, Gun, Rois. Klaten : Bowo Hariyanto, Suhendar, Nanang. Boyolali : Hartono, Sriyono, Agung. Demak : Abdul Rokhim, Suryantono. Grobogan : Adi Prayitno SH. Mkn., Wiwin. Semarang : Alimun. Kendal : Suroto Anto S. Jogyakarta : Kiki Mintoroso SH. MH. Kalteng : Elby Saputra , Tri Widodo. Padang Lawas : Bonardon Nasution. Rokan Hulu : Eko Sahputra. Surabaya/ Bangkalan : Eko Subroto, Jabodetabek : Saefudin Nasional :PPWI Media Group








Pelangi Pesta Rakyat Indonesia

by : On Juni 28, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Pelangi Pesta Rakyat Indonesia

By: Firdaus*

Jakarta, pewartamadiun.net - Selesai sudah ajang pemilihan pimpinan di Indonesia, warna warni menghiasi pesta rakyat, pemilih mempunyai hak pilih masing-masing calon pemimpinnya. Aneka strategi dari masing-masing tim sukses diterapkan dari mulai mendekati kaum emak-emak, mahasiswa, alumni perguruan tinggi, pedagang pasar dan siapapun yang bernyawa yang penting masih punya hak pilih dihampiri, tak kenal lelah para tim sukses bekerja.

Riuh gemuruh dari simpatisan banyak terdengar dimana-mana terutama media sosial, di facebook, di group WhatsApp banyak saling sapa dan serang, kakak beradik, teman kantor, suami istri, sahabat karib ada yang terpecah karena beda pilihan. Masing-masing punya jagoan dan tidak mau kalau jagoannya dihina, bahkan ada kata-kata julukan kecebong dan kampret untuk perkataan saling serang dan ada yang menengahi perdebatan tersebut dengan mengatakan” kalian ribut-ribut, memang jika jagoan kalian menang, kalian mau diangkat jadi pejabat Negara”. Tapi itulah warna-warni pesta rakyat.

Pemilihan umun yang disingkat pemilu yang merupakan pesa rakyat, pesta demokrasi dimana harapannya untuk memperkokoh dan mempersatukan rakyat bukan menegangkan dan mencekam, bukan saling hina dan saling mengancam.

Menang kalah hal yang biasa, pesta sudah selesai, tidak ada lagi paslon 1 dan 2, tidak ada lagi perkataan cebong dan kampret, marilah semua berjabat tangan, yang panas menjadi dingin, yang bermusuhan menjadi persaudaraan dan marilah saling membantu dan mengoreksi kinerja pemimpin terpilih. Karena pemimpin terpilih memangku amanah rakyat yang besar dan janji pemimpin Negara haruslah dijalankan.

Semoga dengan terpilihnya pemimpin rakyat Indonesia, Negara kita menjadi damai, tentram dan rakyat makmur sejahtera. Aamiin ya robbal alamin. (red)


*) Penulis adalah Dosen Universitas Mercubuana dan beberapa PTS lain di Jakarta

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »