Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tolak Keras People Power, Ketua PC NU Pacitan Berharap Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Gerakan.

by : On Mei 14, 2019

H.Mahmud Ketua PC NU Pacitan
Pacitan, Pewarta - Memanasnýa suhu politik pasca Pemilihan Umum yang diselenggarakan Pada Rabu (17/4) bulan lalu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pacitan H.Mahmud  mengharapkan masyarakat Tak terpengaruh terhadap isu-isu gerakan ajakan People Power.

"Menaggapi isu yang berkembang dimasyarakat tentang People Power kita berharap  warga pacitan umumnya masyarakat,  tidak terpengaruh terhadap isu-isu gerakan tersebut"ungkapnya.Rabu (15/5/19).

Lebih lanjut Mahmud menambahkan seandainya jika gerakan tersebut dikemudian ada dia menghimbau kepada Warga NU dan masyarakat tak ikut andil didalamnya dengan mematuhi Peraturan Perundang-Undang yang berlaku.

"kalau toh memang ada, kami himbau warga NU dan masyarakat agar mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku."tambah Mahmud Ketua PC NU.

Tak hanya itu ia menjelaskan bahwa  "kalau People Power itu dalam rangka memberikan reaksi terhadap pilpres atau legislatif kita serahkan kepada penyelenggara yang berwenang dalam arti penyelenggara pemilu KPU maupun Bawaslu"jelasnya 

Mahmud juga mengajak kepada masyarakat agar sabar menunggu hasil Rekapitulasi resmi KPU yang akan di umumkan (22/5).

"Jadi kita tunggu legal formal dari penyelenggara pemilu yang akan diumumkan tanggal 22 mei 2019"ajaknya.

Dengan hal demikian pihaknya menegaskan mewakili PC NU dan Warga Nahdatul Ulama Kabupaten Pacitan menolak Keras terhadap gerakan People Power.

"PC NU Kabupaten Pacitan menolak keras kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan aturan hukum dalam hal ini gerakan People Power dalam rangka untuk mendelegitimasi Kepada Pemerintah"tegasnya.(rjh)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »