Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ajeng, Agustina
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto, Maryono
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Umar S
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Tepis Isu Hoax, Ratusan Pendekar PSHT dan PSHW di Ponorogo Jalin Silaturahmi dengan Membagikan Takjil Gratis

by : On Mei 26, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Ponorogo, Pewarta - Maraknya berita dan informasi yang tidak jelas di dunia maya akhir-akhir ini, atau lebih dikenal dengan istilah hoax, membuat sejumlah pendekar dari Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Winongo di Ponorogo turut prihatin.

Demi menyikapi dan menangkal hal tersebut, serta memanfaatkan moment bulan suci ramadhan, ratusan pendekar PSHT dan PSHW ranting Abiyoso Ponorogo menjalin silaturahmi dengan membagikan ratusan takjil gratis bagi pengendara yang melintas di kawasan perempatan STAIN Ponorogo, Minggu (26/05/2019).

"Kami prihatin, melihat situasi dan kondisi teman-teman yang mudah terpengaruh informasi tidak jelas akhir-akhir ini, lalu kami berinisiatif menggabungkan dua organisasi pencak silat untuk menjalin silaturahmi dengan membagikan 500 takjil ini", ujar Darmawan selaku koordinator aksi dari PSHT.

Menurutnya, jika tidak ada kehati-hatian, masyarakat pun dengan mudah termakan tipuan hoax tersebut, bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu, dan tentunya akan sangat merugikan bagi pihak korban fitnah.

"PSHT dan PSHW dua perguruan yang identik dengan permusuhan, itu anggapan orang, kami menepis anggapan itu, dan kami buktikan dengan kegiatan bagi takjil bersama pada hari ini", imbuhnya.

Pihaknya berharap, kebersamaan ini bisa menjadi contoh daerah lain dan tentunya tidak hanya dari PSHT maupun PSHW saja, namun semua semua organisasi pencak silat, terutama di Ponorogo bisa menjalin kebersamaan seperti itu.

"Kita mengawali kebersamaan ini dari arus paling bawah, semoga nantinya semua perguruan pencak silat di Ponorogo bisa seperti ini guna menjalin silaturahmi dan menjaga kekompakan", paparnya.

Senada dengan Darmawan, Huda yang merupakan perwakilan dari PSHW Abiyoso mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya ini merupakan kegiatan positif demi menjaga kebersamaan dan menangkal isu hoax yang selama ini disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba PSHT dan PSHW.

"Kegiatan yang positif, dan masyarakat pun simpati dengan hal ini, semoga kebersamaan dulur-dulur PSHT dan PSHW ini bisa terus terjaga, tentunya ini berkelanjutan dengan kegiatan-kegiatan sosial di lain kesempatan", pungkas Huda. (ns).

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »