Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

LINTAS DAERAH

NASIONAL

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Indri Ananta, SH.MH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Ratusan Anak di Ponorogo Buka Celengan Massal, Hasilkan Uang Ratusan Juta

by : On Mei 01, 2019

Ponorogo, Pewarta - Kegembiraan nampak menyelimuti wajah anak-anak usia TK, SD, dan SMP yang sedang mengikuti kegiatan buka celengan massal di rumah baca Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Rabu (01/05/2019).

Mereka didampingi orang tuanya masing-masing sangat antusias membuka kotak tabungan yang difasilitasi oleh pemerintah desa Bringinan tersebut.

Sekitar 550 anak membuka celengan hasil tabungan selama setahun secara bergantian. Alhasil, banyak anak-anak yang mengaku terkejut dan senang, dikarenakan uang tabungan sisa uang jajan selama setahun tersebut nilainya sangat fantastis. Rata-rata celengan mereka mendapatkan uang ratusan ribu bahkan jutaan.

Ide kreatif tersebut muncul dari Barno, yang tidak lain adalah kepala desa Bringinan, yang selama ini dikenal cukup lincah dengan ide-ide cemerlangnya dalam membangun dan memajukan desanya. Dengan memberikan ratusan kotak tabungan pada 2018 kemarin kepada anak-anak yang saat ini mencapai 500 anak lebih meliputi 7 kecamatan di wilayah Ponorogo.
Kepala Desa Bringinan Barno
Adapun ketentuan untuk mengisi kotak tabungan tersebut, pemerintah desa Bringinan membatasi uang receh yang bisa ditabung, yakni uang receh 500 rupiah hingga pecahan 2000 rupiah saja yang bisa dimasukkan. Selain uang pecahan tersebut, panitia tidak akan memasukkan dalam penghitungan. Dari pecahan itu saja, dengan perolehan masing-masing anak rata-rata 500 ribu hingga 1 juta, jumlahnya sudah ratusan juta.

Menurut Kades Barno (39), program ayo menabung ini digagas untuk melatih anak-anak di desanya supaya belajar hemat dengan rajin menabung.

"Intinya, anak-anak desa ini biar lebih hemat dan menghargai uang receh, hasilnya nanti ya mereka sendiri yang menikmatinya", jelas Barno.

Lebih lanjut, Barno menegaskan bahwa uang hasil menabung selama setahun diharapkan bisa digunakan anak-anak untuk membeli kebutuhan lebaran, jangan sampai digunakan untuk membeli sesuatu yang tidak berguna.

“Memang sengaja dibuka saat hendak Ramadhan , agar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak saat lebaran nantinya, namun jangan sampai digunakan untuk membeli petasan atau barang yang tidak berguna”, tegasnya.

Enggit Radian (10), salah satu peserta buka celengan mengaku senang dengan kegiatan ini. Menurutnya, hal ini bisa melatih dirinya beserta teman lainnya untuk lebih berhemat dalam menggunakan uang jajan.

"Senang sekali, karena uang sisa jajan selama setahun ini ternyata cukup banyak jumlahnya setelah dibuka kotaknya dan dihitung jumlah uangnya", terang Enggit di sela-sela acara.

Usai dihitung, Enggit terkejut dan gembira karena uang tabungannya terkumpul 3.046.500 rupiah. Uang jutaan tersebut nantinya akan digunakan Enggit untuk membeli baju lebaran.

"Uang ini akan saya gunakan untuk membeli baju lebaran dan kebutuhan lainnya, sisanya bisa saya pakai untuk membeli peralatan sekolah, jadi tidak merepotkan orang tua", tukasnya. (ns)

SPACE AVAILABLE
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »