Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Pasca Kebakaran Di Dukuh Bulak Banteng, Warga Ingin Dibangunkan Rusun

by : On Mei 29, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

SURABAYA, Pewarta ,  Rabu (29 Mei 2019) - Pasca kebakaran gudang barang bekas yang terjadi pada hari Senin kemarin akhirnya membuat warga sekitar area kebakaran bergejolak.

Pasalnya bangunan yang terbakar di jalan dukuh bulak banteng Sekolahan Gg Makam, RT 07-RW 06 Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran Surabaya itu ternyata Tanah aset negara. Senin sore

Setelah terjadinya kebakaran itu, sejumlah warga sekitar menolak dengan adanya bangunan liar yang akan di dirikan kembali. Maka dari itu sejumlah warga dan RT/RW serta Ketua LKMK kecamatan kenjeran mengadakan rapat koordinasi di balai RW 6 tepatnya di jalan dukuh bulak Banteng Sekolahan Gg XA/1 surabaya, Selasa malam (28/05/2019)

Menurut keterangan LKMK kecamatan Kenjeran H.Yanto, mengatakan sebelum kejadian kebakaran itu, Bangunan Liar (BANGLI) di sepanjang gudang rongsokan yang terbakar itu rencananya dulu akan di buatkan Rusun ( rumah susun ) oleh pemerintah Kota Surabaya

” Namun sampai saat ini masih belum trealisasi. sehingga warga setempat menolak bangunan yang sudah terbakar itu dibangun kembali,” kata H. Yanto, Rabu (29/05/2019) dini hari.

Lanjut H.Yanto, Sementara ini kami ingin bangunan liar yang dulunya berdiri ditanah aset negara untuk tidak dibangun lagi,

“Kami berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik untuk warga kami supaya bila nantinya ada pembangunan ulang ini tidak sampai menimbulkan polemik,” Imbuhnya.

Dia berharap untuk rencana pembangunan rumah rusun dibekas tempat kebakaran itu secepatnya dapat terealisasi, sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. (@agus)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »