Diberdayakan oleh Blogger.

AIR MINUM KEMASAN

Redaksi

PT. SMS
SAMUDRA MUTIARA SATRIA

AHU-0171968. AH. 01.11.2018

Dirut : Iswahyudi
Penasehat Hukum : Letkol CPM (Purn) Iwayan Sudama, S.H. MH, Stevanus Eka K, SH

Pimpred : Iswahyudi ( Satria)
Dewan Redaksi : Stevanus Eka Kristiawan, SH
Redaktur : Bormanto
Desain Layout : Dedy S
Bendahara : Yudha Pratama
Marketing : Ipung A
Tim Liputan :
Pacitan : Rojihan, Septian Dwi C
Ponorogo : Nano Sujarno
Madiun : Saris Diding P, Bormanto
Ngawi : Bormanto, Heritno Satriadi
Magetan : Nanda Bagoes
Sby/ Bangkalan : Eko S
Sampang : Agus Winarno

Nasional PPWI media group, PPWI Media Network
Media Patner : infomadiunraya.com, teropongnusa.com, lintasatjeh,com pewarta-indonesia.com, indonesiamediacenter.com, kabarsbi.com, kabarxxxi.com




Empat Tersangka Judi, Dibekuk Satreskrim Polres Tanjung Perak

by : On Mei 15, 2019

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI

Surabaya www.pewartamadiun.net Rabu (15 Mei 2019) Menjelang operasi ketupat dilakukan penindakan dengan melaksanakan operasi pekat kasus perjudian dingdong yang masih marak terjadi di tengah masyarakat. 

Kali ini  Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap kasus judi dingdong, saat menggelar konferensi pers di depan Masjid Al Hidayah di lingkungan Mapolres,

Terdapat empat tersangka dalam kasus judi dingdong yabg diperpihatkan di hadapan wartawan. Mereka masing-masing diketahui berinisial ADW (57), DB (36), SA (27) dan MFD (29).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K, Msi yang memimpin konferensi pers. Mengatakan bahwa, 

" berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas perjudian di sebuah rumah di Jalan Indrapura yang dihuni oleh ADW." terangnya.

Dari laporan tersebut personil Satreskrim langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya. akhirnya Kamis, (9 Mei 2019), penggerebekan dilakukan.

Saat itu personil Satreskrim mengamankan ADW selaku pemilik rumah bersama tiga orang penjudi yang tidak lain adalah DB, SA dan MFD.

“ Selain mengamankan para pelaku, kami juga mengamankan barang bukti sepuluh mesin dindong dan uang koin yang ada di dalam masing-masing mesin tersebut. Jumlah uang yang ada sebesar Rp 52 ribu,” kata Kapolres yang saat itu didampingi Wakapolres Kompol Achmad Faisol Amir, S.I.K, Msi bersama Kasat Reskrim AKP Dimas Ferry Anuraga.

Dari hasil penyidikan, ADW mengaku bahwa mesin dingdong tersebut bukan miliknya, tapi merupakan titipan orang. Bahkan tiga hari sekali ada orang yang datang untuk mengambil setoran uang hasil judi ini.

“ Sekarang masih kami lakukan pendalaman. Orang yang disebut-sebut oleh ADW masih terus kami cari. Termasuk pemilik mesin dingdong ini yang sebenarnya,” ujar Kapolres.

Kapolres menyayangkan bahwa perjudian ini dilakukan pada Bulan Ramadhan dimana banyak masyarakat yang sedang khusyuk menjalankan ibadah puasa.

Selain empat tersangka turut diamankan barang bukti diantaranya sebanyak 10 buah mesin dingdong, uang Rp.52.000 dan uang coin sebanyak dua plastuk, untuk permainanan ini memakai coin tiap coin dihargai Rp.2000, jadi kalau menang judi coinnya ditukar dengan uang.

Pasal yang dapat dikenakan untuk tersangka adalah pasal 303 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, dan polisi masih terus mendalami kasus ini. (eks/Agus)

SPACE AVAILABLE / RUANG IKLAN TERSEDIA, SILAKAN HUBUNGI REDAKSI
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »